Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 99 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Mulla Antika
"Aturan penetapan upah minimum yang setiap tahunnya mengalami peningkatan akan mempengaruhi penyerapan tenaga kerja dalam seluruh kelompok usia. Formulasi perhitungan upah minimum di Indonesia sendiri sudah mengalami beberapa kali perubahan. Dalam penelitian ini menggunakan variabel realisasi investasi serta pertumbuhan ekonomi untuk melihat faktor lain selain upah yang akan mempengaruhi variabel dependen. Penelitian ini menggunakan data panel dengan metode fixed effect. Hasilnya ditemukan bahwa variabel upah minimun tidak berpengaruh signifikan dalam penyerapan tenaga kerja usia 15-18 tahun, 19-24 tahun, namun signifikan berdampak pada pekerja nonmuda dimasa pandemi. Nilai investasi dan PDRB berpengaruh signifikan dalam mengurangi pekerja usia 15-18 tahun. Tingkat pendidikan dan sertifikat pelatihan berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja usia muda. Pandemi covid-19 berpengaruh negatif dalam penyerapan tenaga kerja muda usia 19-24 tahun.

The minimum wage which increases every year will affect the absorption of young workers. The formula for calculating the minimum wage in Indonesia itself has undergone several changes. This study also uses the variables of investment and economic growth to see other factors besides wages that will affect the dependent variable using panel data with the fixed effect method. The results found that the minimum wage variable didn’t have significant effect on the absorption of workers aged 15-18 years, 19-24 years on pandemic but has a significant on non-young workers. Investment value and GRDP have a significant effect on reducing workers aged 15-18 years. The level of education and training certificates have a positive effect on the absorption of young workers. Covid-19 pandemic have had a negative effect on the absorption of young workers ages 19-24 years."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Dokumentasi  Universitas Indonesia Library
cover
Zita Setyaningrum
"Inefisiensi dan inkonsistensi perencanaan dalam mencapai tujuan pembangunan disebabkan oleh kurangnya sinergi pemerintah pusat dan daerah, minimnya kapasitas perencana, dominasi proses politis, dan kurangnya pemanfaatan hasil evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi hubungan kualitas perencanaan melalui dokumen rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) terhadap capaian kinerja pembangunan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi data panel yang dihimpun dari 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2018-2020. Hasil estimasi menunjukkan bahwa variabel keterkaitan dokumen RKPD, inovasi daerah, dan pagu anggaran berhubungan positif dan signifikan terhadap capaian PDRB perkapita di Indonesia, sementara variabel kelengkapan dan kedalaman dokumen RKPD memiliki hubungan yang negatif dan signifikan.

Planning inefficiencies and inconsistencies in achieving development goals due to the lack of synergy between the central and local governments, lack of planner capacity, the dominance of political process, and lack of utilization of evaluation results. This study aims to estimate the relationship of quality planning through the local government work plan document (RKPD) on the achievement of regional development performance. The research method used is panel data regression collected from 34 provinces in Indonesia between 2018-2020. The estimation results show that RKPD document linkage, regional innovations, and budget were positive and significant to the achievement of gross regional domestic product per capita in Indonesia, while the completeness and depth of RKPD documents had a negative and significant relationship."
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Maesera Idul Adha
"Penelitian ini menghasilkan bukti empiris dampak migrasi terhadap kesejahteraan rumah tangga di Indonesia, menggunakan data panel Indonesia Family Life Survey (IFLS) tahun 2000 dan 2007, dan metode difference-in-differences dengan propensity score matching. Penelitian ini mengestimasi dampak migrasi pada rumah tangga migran kerja dan rumah tangga migran nonkerja dalam hal pendapatan perkapita, beberapa variabel pengeluaran perkapita dan aset perkapita rumah tangga. Hasil penelitian menemukan bahwa migrasi kerja berdampak terhadap total pengeluaran perkapita rumah tangga, pengeluaran murni pangan perkapita rumah tangga, dan pengeluaran rutin nonpangan perkapita rumah tangga. Sedangkan migrasi nonkerja berdampak terhadap pendapatan perkapita dan aset perkapita rumah tangga. Penelitian ini juga menganalisis dampak migrasi terhadap remitansi pada rumah tangga dengan menggunakan data transfer sebagai proksi. Migrasi kerja menunjukkan dampak yang signifikan terhadap pengeluaran transfer perkapita rumah tangga, namun tidak terbukti memiliki dampak terhadap nett transfer perkapita rumah tangga. Sementara migrasi nonkerja menunjukkan dampak yang signifikan terhadap nett transfer perkapita rumah tangga. Penelitian ini juga menganalisis dampak migrasi terhadap suplai tenaga kerja rumah tangga dimana ditemukan bahwa migrasi kerja membawa dampak signifikan, namun migrasi nonkerja tidak menunjukkan dampak yang signifikan terhadap suplai tenaga kerja rumah tangga.

This study provides empirical evidence on the impact of migration on migrantsending household in Indonesia, using data panel from Indonesia Family Life Survey (IFLS) 2000 and 2007, and difference-in-differences with propensity score matching method. This study estimates the impact of work migration and nonwork migration on percapita income, some of per capita expenditures variables, per capita asset, migrant-sending household. It is found that work migration have impact on total per capita expenditure, per capita pure food expenditure, and per capita non food routine expenditure. Non-work migration have impact on per capita income and per capita asset. This study also analyze migration impact on remittance using transfer data as proxi. Work migration showing impact significantly on per capita out transfer, but there is no evidence have impact on per capita nett transfer. Non-work migration showing impact significantly on per capita nett transfer. This study also analyze migration impact on household labor supply. It is found that work migration have impact significantly on household labor supply. But non-work migration have no significant impact on household labor supply.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
T43471
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dimas Novita Sari
"Penelitian ini menganalisis hubungan tarif cukai terhadap perusahaan rokok di industri rokok Tanah Air yang tercatat di Ditjen Bea Cukai. Untuk mengetahui bagaimana bentuk pasar industri rokok, dilakukan analisis menggunakan Structure-Conduct-Performance, yang melihat hubungan antara struktur, perilaku, dan kinerja industri rokok. Hasilnya, industri rokok di Indonesia memiliki struktur oligipoli dengan tingkat persaingan moderat. Dari dua model pada seluruh perusahaan, ditemukan bahwa penerapan tarif cukai berhubungan negatif dan signifikan dengan pangsa pasar perusahaan rokok. Begitupun dengan harga jual rokok. Pertumbuhan penduduk usia 15-24 tahun juga diketahui berhubungan positif dan signifikan terhadap pangsa pasar rokok. Sementara itu, pada 5 perusahaan utama, pada model 1 atau usia 15+, ditemukan bahwa cukai per harga jual berpengaruh positif terhadap pangsa pasar.

This research analyzed the correlation between excise rates and Cigarette companies in Indonesia which was recorded in the Directorate General of Customs and Excise. In order to find out how the market shapes the cigarette industry, the analysis is conducted using the Structure-Conduct-Performance, which looked at the relationship between structure, behavior and performance of the cigarette industry. As a result, the cigarette industry in Indonesia has oligopoly structure with a moderate level of competition. Of the two models in the entire company, it was found that the application of the tax rates significantly and negatively associated with cigarette companies? market share, as well as the sale price of cigarettes. The growth population of 15-24 year-olds is positively and significantly impacted to cigarette market share. Meanwhile, the five major companies, the model 1 or ages 15+, found that excise per selling price has positive effect on market share.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
T47037
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Taqiyyah
"Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penelitian dalam pembangunan ekonomi dan pengaruh pembangunan ekonomi dalam perkembangan penelitian di Indonesia Hal tersebut ditunjukan oleh hubungan jumlah penelitian yang didanai oleh Kementerian Riset dan Teknologi terhadap PDRB per kapita pada 33 Provinsi di Indonesia selama periode 2008 hingga 2013 dengan metode Two Stage Least Squares 2SLS Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara penelitian dan pembangunan ekonomi tetapi tidak signifikan.

This study aims to identify the influence of research in economic development and the influence of economic development in the development of research in Indonesia It is shown by the relationship the amount of research that is funded by the Ministry ofresearch and technology towards the GDP per capita in 33 provinces in Indonesia during the period 2008 to 2013 by the method of Two Stage Least Squares 2SLS The conclusions of this study shows that there is a connection between research and economic development but not significant.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S59993
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Irma Siti Maryamah
"Adanya kondisi dimana kuantitas dan kualitas fasilitas pendidikan tinggi yang masih belum dapat memenuhi kebutuhan pendidikan, mendorong pelajar melakukan migrasi untuk memperoleh pendidikan tinggi. Kondisi ini diperkuat dengan terus meningkatnya jumlah pelajar migran baik pelajar menengah atas maupun perguruan tinggi dari tahun 2007 s.d. 2014. Adapun penelitian bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kuantitas dan kualitas program studi memengaruhi keputusan migrasi dalam memperoleh pendidikan tinggi. Disamping itu, melalui asumsi bahwa keputusan migrasi untuk memperoleh pendidikan tinggi sudah dilakukan sejak pelajar masih berada di jenjang pendidikan menengah atas, penelitian ini menggunakan pelajar yang sedang berada di jenjang pendidikan menengah atas dan pendidikan tinggi sebagai unit analisisinya. Dengan menggunakan gabungan data yang bersumber dari IFLS, PDDikti Kemendikbud dan BPS, serta melalaui metode analisis regresi multinomial probit dengan pendekatan multiple imputing on chained equation untuk data pooled cross section, penelitian ini menunjukkan bahwa pelajar migran lebih cenderung untuk mendatangi wilayah yang memiliki jumlah program studi akreditas “A” lebih banyak daripada wilayah asalnya, serta mempunyai pembangunan wilayah yang lebih rendah daripada wilayah asalnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa perilaku migrasi untuk pendidikan di Indonesia didominasi oleh motivasi investasi, yang mana mengharapkan adanya pengembalian ekonomi dari migrasi yang dilakukannya. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan bagaimana peran gender, peran keluarga, serta preferensi sekolah memengaruhi perilaku bermigrasi pelajar di Indonesia.

The existence of conditions where the quantity and quality of higher education facilities are unable to meet educational needs, encouraging students to migrate to obtain higher education. In this condition, the number of students, both students, and high school students, was high from 2007 to 2004. This study aims to analyze the extent to which the quantity and quality of departments influence migration decisions in obtaining higher education. In addition, assuming that the decision to migrate to obtain higher education has been made since students are still in senior secondary education, this study uses students in senior secondary education and higher education as the unit analysis. This study uses a combination of data sources from IFLS, PDDikti Kemendikbud, and BPS, and the multinomial probit regression analysis method with the multiple imputing chained equation approach for pooled cross-section data. This study proves that migrant students are more likely to come to an area with more “A” accredited study programs than their regions and have lower regional development than their original regions. This condition proves that migration behavior for education in Indonesia is dominated by investment motivation, which expects an economic return from the migration it does. In addition, this study also reveals how gender roles, family roles, and school preferences affect student migration behavior in Indonesia."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Eko Arifianto
"Kota-kota di dunia terus mengalami pertumbuhan, baik dari segi ukurannya maupun dari sisi demografinya. Kondisi ini akan membawa tantangan tersendiri bagi wilayah perkotaan. Dengan makin banyaknya penduduk yang tinggal di kota maka tuntutan akan pemenuhan kebutuhan dan pelayanan mendasar di wilayah perkotaan juga akan meningkat. Permintaan akan kebutuhan dan fasilitas perkotaan mendasar seperti fasilitas pendidikan, air bersih, sanitasi, persampahan, listrik, komunikasi dan lain sebagainya akan meningkat. Tesis ini mencoba untuk mengukur kinerja kota-kota di Pulau Jawa, baik metropolitan, besar maupun sedang dalam memenuhi kebutuhan dan pelayanan mendasar bagi penduduknya dengan menggunakan pendekatan City Development Index (CDI).
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara umum pemenuhan kebutuhan dan pelayanan dasar di kota metropolitan lebih baik daripada kota besar dan pemenuhan kebutuhan dan pelayanan dasar di kota besar lebih baik daripada kota sedang. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa kota yang memiliki kinerja di bawah rata-rata dalam hal penyediaan air bersih, sanitasi, limbah rumah tangga, sampah, kesehatan dan aktivitas perekonomian.

Cities in the world continues to experience growth, both in terms of size and demography. This situation will bring challenges for these cities. With the increasing number of people living in cities the demand for basic need and facilities will also increase. The demand of basic facilities and needs such as education facilities, clean water, sanitation, garbage, electricity, communications and others will increase. This thesis attempts to measure the performance of cities in Java, whether metropolitan, large or medium in meeting basic needs and services for its residents by using City Development Index (CDI) approach.
The results show that the overall fulfillment of basic needs and services in a metropolitan city is better than big cities and the fulfillment of basic needs and services in big cities is better than the medium city. In addition the research also shows that there are several cities that have a performance below average in terms of water supply, sanitation, household waste, garbage, health and economic activity."
Depok: Universitas Indonesia, 2010
T27560
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Revani Fadhilah
"Tesis ini membahas dampak ekonomi Pembangunan PLT EBT di seluruh Indonesia terhadap ekonomi Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif menggunakan Data Tabel Input-Output Indonesia tahun 2010 untuk menghitung dampak ekonomi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan PLT EBT ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia, karena mampu menciptakan peningkatan output, nilai tambah bruto, dan pendapatan masyarakat.

Dampak ekonomi terhadap penciptaan output selama masa konstruksi kurun waktu 2014-2025 sebesar Rp. 152.028,12 miliar, peningkatan pendapatan masyarakat sebesar Rp. 10.423,41 miliar, dan penciptaan nilai tambah bruto sebesar Rp. 59.374,34 miliar.Sedangkan dampak ekonomi terhadap penciptaan output selama masa operasi kurun waktu 2016-2055 sebesar Rp. 1488.120,84 miliar, peningkatan pendapatan masyarakat sebesar Rp.47.052,87 miliar, dan penciptaan nilai tambah bruto sebesar Rp. 10.423,41 miliar.

i>This thesis discusses the impact of Renewable Energy Power Plant Development in Indonesia on Economy at Indonesia. This research is quantitative descriptive design using Data Input-Output Indonesia 2010 to measuring economic impact.

The results showed that the development of Renewable Energy Power Plant Development in Indonesia have a positive impact on the Indonesia economy, because it can create an increase in output, gross value added, and public revenue.

The economic impact of the creation of the output in construction phase amounting to Rp. 152.028,12 billion, increased public revenue amounting to Rp. Rp. 19.486,20 billion, and the creation of gross value added amounted to Rp. 59.374,34 billion. The economic impact of the creation of the output in operation phase amounting to Rp. 148.120,84 billion, increased public revenue amounting to Rp.10.423,41 billion, and the creation of gross value added amounted to Rp.47.052,87 billion."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
T55127
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Melyana
"Studi ini membahas faktor-faktor yang mempengaruhi stunting pada balita serta besaran pengaruhnya dan menganalisa disparitas stunting serta korelasi disparitas faktor-faktor lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tahun pengamatan data 2007, 2010 dan 2013. Analisis dengan pendekatan regresi panel data dilakukan untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh dan indeks theil untuk menentukan nilai disparitasnya. Hasil regresi menyimpulkan bahwa meningkatnya jumlah balita yang dipantau pertumbuhannya, jumlah rumah tangga yang memiliki akses sanitasi, jumlah belanja kesehatan per kapita, pendapatan per kapita dan jumlah wanita yang melek huruf secara signifikan akan menurunkan terjadinya stunting.
Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan indeks theil didapatkan bahwa di tingkat nasional, disparitas stunting adalah rendah dengan tren yang terus menurun. Meskipun demikian penurunan disparitas ini juga diiringi dengan meningkatnya angka stunting. Hal diartikan dengan memburuknya status gizi balita, yaitu stunting semakin terdispersi di seluruh wilayah Indonesia. Di tingkat regional, disparitas total untuk stunting menunjukkan tren yang menurun. Pada tahun 2007, 2010 dan 2013 disparitas ?antar? regional memberikan kontribusi yang lebih tinggi dari disparitas ?di dalam?. Sedangkan regional yang berkontribusi tertinggi terhadap disparitas total regional selama tahun pengamatan adalah wilayah Sulawesi.

This study discusses factors that influence child stunting and analyze stunting disparity includes the correlation of other factors.This research is a quantitative study with the observed data in 2007, 2010 and 2013. Data panel regression analysis approach was performed to determine the factors that influence stunting and Theil index to determine the value disparity. The study concluded that infant growth monitoring, access to sanitation, health budget allocation per capita, income per capita and female literacy rate significantly reduce the occurrence of stunting.
The results of data processed by using the Theil index found that at the national level, the disparity in stunting is low with declining trend. On the other hand, stunting rates is increasing. It is defined that in this case, the decreasing stunting disparity is a disadvantage, ie stunting increasingly dispersed throughout Indonesia. At the regional level , the disparity in total for stunting showed a downward trend. In 2007, 2010 and 2013 disparity between regions contributes higher than within region. While Sulawesi regional contributes the most than others to stunting disparit.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T38736
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rizky Amalia Nurdini
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan pendapatan yang terjadi antar-daerah di Indonesia yang dibagi ke dalam Wilayah Pesisir Kota, Pesisir Non Kota, dan Non Pesisir. Ketimpangan pendapatan yang terjadi tersebut digambarkan oleh kecenderungan wilayah pesisir yang lebih maju dibanding non pesisir serta keberagaman karakteristik yang dimiliki oleh wilayah pesisir itu sendiri. Dengan menggunakan Fixed Effect dan Random Effect Model pada data panel, kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ketimpangan yang terjadi di dalam wilayah lebih besar dibandingkan ketimpangan antar-wilayah, dimana perbedaan struktur ekonomi berpengaruh positif terhadap ketimpangan pendapatan yang terjadi di masing-masing wilayah.

This research aims to analyze the income inequality between regions in Indonesia which are divided into the Urban Coastal, Non-Urban Coastal, and Non-Coastal. Income inequality is described by the tendency of coastal region that is more advanced than non-coastal region as well as the diversity of characteristics possessed by the coastal region itself. By using the Fixed Effects and Random Effects Model in the data panel, the conclusions of this research indicate that income inequality within region is greater than inequality between region, where differences in economic structure has a positive effect on income inequality in each region."
2015
S59215
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   4 5 6 7 8 9 10   >>