Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 194 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Karina Nisa Aprilia
"Pandemi COVID-19 terjadi di seluruh dunia, dan juga di Indonesia. Selain menyebabkan korban jiwa, pandemi ini juga menyebabkan kerugian di berbagai sektor. Pemerintah
berupaya mengurangi penyebaran COVID-19 dengan menerapkan berbagai kebijakan seperti kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), serta kebijakan terkait lainnya. Namun kebijakan ini belum efektif dilihat dari tingkat penyebaran COVID-19 yang belum menurun. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penyebab tingkat penyebaran COVID-19 di Indonesia. Untuk itu penelitian ini meneliti pengaruh dari dukungan sosial dan kepercayaan sosial pada respons efikasi terhadap COVID-19 menggunakan metode structural equation modeling (SEM). Faktor tersebut dipilih karena dukungan sosial merupakan aspek penting di kehidupan masyarakat Indonesia.
Adapun penelitian ini dilakukan pada pekerja formal dan informal, karena pekerja masih diharuskan beraktivitas di luar rumah. Hasil menunjukan bahwa dukungan sosial dan
kepercayaan sosial lebih berpengaruh pada pekerja formal dibandingkan pekerja informal. Rekomendasi strategi disusun berdasarkan studi literatur. Setelah itu, pemberian bobot dilakukan menggunakan relationship matrix. Hasil dari relationship matrix tersebut adalah tujuh strategi untuk diprioritaskan bagi pekerja formal, dan tiga strategi yang di prioritaskan bagi pekerja informal

The COVID-19 pandemic has occurred throughout the world, and also in Indonesia. Apart from causing casualties, this pandemic also caused losses in various sectors. The government try to reduce the spread of COVID-19 by implementing various policies such as the large-scale social restriction (PSBB) policy, as well as other related policies.
However, this policy has not been effective in view of the level of the spread of COVID-19 which has not decreased. Lack of public awareness is the cause of the spread of COVID-19 in Indonesia. For this reason, this study examines the effect of social support and social trust on the efficacy response to COVID-19 using the structural equation modeling (SEM) method. This factor was chosen because social support is an important aspect of the life of Indonesian society. This research was conducted on formal and informal workers, because workers are still required to have activities outside the home.
The results show that social support and social trust are more influential on formal workers than informal workers. Strategy recommendations are compiled based on literature studies. After that, the weighting was done by using a relationship matrix. The results of the relationship matrix are seven prioritized strategies for formal workers, and three prioritized strategies for informal workers.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tamie Widjaya
"

Polusi udara dan kemacetan merupakan salah satu masalah umum yang dapat ditemui di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta. Hal tersebut dikarenakan meningkatnya jumlah kendaraan pribadi dari tahun ke tahun, tidak hanya hal ini menimbulkan kemacetan, tetapi juga masalah lingkungan dan bahaya kesehatan yang diakibatkan oleh emisinya. Pihak berwajib di bidang transportasi selalu berusaha untuk mencari jalan dalam mengurangi jumlah kendaraan pribadi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mendorong niat berperilaku penggunaan transportasi publik dari Generasi X dan Y (millennial) lalu, faktor-faktor tersebut dikembangkan menjadi program-program yang dapat menarik minat kedua generasi dalam menggunakan transportasi publik. Penelitian ini menggunakan model yang mengintegrasikan Theory of Planned Behavior (TPB), Technology Acceptance Model (TAM), Environmental Concern dan Demographics. Model ini divalidiasi oleh para ahli transportasi melalui wawancara dan kuesioner. Setelah kuesioner publik disebarkan, hasilnya diolah melalui Structural Equation Modelling (SEM) dan pembuatan program dilakukan melalui wawancara para ahli. Hasilnya memperlihatkan bahwa hanya variabel Environmental Concern yang berpengaruh pada niat berperilaku pada Generasi X, sedangkan untuk Generasi Y ialah variabel Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Subjective Norm, dan Environmental Concern. Selain itu, hasilnya juga memperlihatkan melalui perbandingan variabel TAM, Perceived Ease of Use pada Generasi X akan lebih mempengaruhi Attitude toward Public Transportation dibandingkan Generasi Y. Adapun program-program yang direkomendasikan ialah penggantian moda transportasi publik yang lebih ramah lingkungan, peningkatan aksesabilitas inklusif, penggunaan Near Field Communication (NFC), pengintegrasian moda transportasi, dan pemanfaatan influencer dan pejabat publik untuk menggunakan transportasi publik dan transparansi informasi. 

 


Air pollution and traffic congestion are common problems in Indonesia, especially in Jakarta. Mainly because the number of private vehicles increased rapidly in recent years, not only it resulted in traffic congestion, but also environmental problems and human health hazards because of its emissions. Transportation authorities have always been trying to find a way to reduce private vehicles and to encourage using public transportation. The purpose of this work is to understand factors that could encourage behavioral intention to use public transportation from Generation X and Y. Also, these factors are developed into programs that could attract the interest of both generations in using public transportation. This research used a model that integrates Theory of Planned Behavior (TPB), Technology Acceptance Model (TAM), environmental concern and demographics. Transportation experts validated the research model through semi-structured interviews and questionnaires. After distributing the public questionnaires, the results were processed through Structural Equation Modelling (SEM) and the programs were created through expert interviews. The results show only environmental concern that influence behaviour intention in Generation X, meanwhile for Generation Y are perceived ease of use, perceived usefulness, subjective norm and environmental concern variables. On top of that, the results also show through comparison of the TAM variable, perceived ease of use in Generation X will affect attitude toward public transportation more than Generation Y. Therefore, the recommended programs are the replacement of more environmentally friendly public transportation modes, increased inclusive accessibility, the use of Near Field Communication (NFC), the integration of public transportation modes, and the utilization of influencers and public officials to use public transportation and information transparency.

"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Shanata Saraswati Wibowo
"Penelitian ini bertujuan menemukan rute logistik yang optimum dari segi biaya dan emisi dengan menggunakan kendaraan listrik dan konvensional dan mempertimbangkan kemacetan untuk mendapatkan pemahaman praktis sebelum melakukan investasi kendaraan listrik. Untuk melakukan analisis, pertama model matematis dengan fungsi tujuan untuk meminimumkan biaya dan emisi menggunakan data sampel jaringan distribusi dengan 20 titik dijalankan pada 4 situasi lalu lintas; lancar, normal, sibuk pada waktu tertentu, dan sibuk, serta 3 situasi kendaraan; listrik saja, konvensional saja, dan campuran. Hasil kemudian dianalisis untuk menilai trade-off dan ditemukan bahwa pada seluruh situasi mendukung penggunaan kendaraan listrik karena lebih unggul secara biaya dan emisi. 

This study aims to find an optimum route in terms of cost and emission using electric and conventional vehicles considering a congested road situation to gain a practical understanding for the feasibility to shift into electric vehicles. To conduct the analysis, a mathematical optimization model with the objective of minimizing cost and emission using sample distribution network data with 20 nodes is first run upon 4 traffic situations; empty, normal, congested at certain times, and highly congested, as well as 3 vehicle scenarios; only electric, only conventional, and mixed. The result is then analyzed to assess the trade-off and it was found that every situation favors the use of electric vehicles as it is superior in efficiency of cost and emission. "
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Putri Riski Wulansari
"Sektor pertanian merupakan sektor dengan potensi besar di Indonesia, namun masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan akses terhadap teknologi, pasar, dan pembiayaan serta adanya fenomena perubahan iklim. Start-up pertanian mulai muncul dengan mengembangkan inovasi untuk menjawab tantangan di sektor pertanian. Ide ini diterima oleh masyarakat dan pemerintah Indonesia sebagai solusi di sektor pertanian. Meskipun demikian, start-up pertanian menghadapi permasalahan dalam mengembangkan dan mempertahankan bisnisnya. Oleh karena itu, dibuatlah penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis faktor sukses kritis pada start-up pertanian di Indonesia. Penelitian diawali dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesuksesan start-up pertanian, kemudian divalidasi menggunakan metode Content Validity Index (CVI) dan Modified Kappa. Penelitian ini menggunakan metode DEMATEL-ANP untuk menganalisis hubungan dan mendapatkan prioritas faktor sukses kritis. Total faktor yang didapatkan pada penelitian ini sebanyak 37 faktor dan 7 dimensi, dengan dimensi yang memiliki prioritas tertinggi adalah dimensi process dan faktor yang memiliki prioritas tertinggi adalah faktor digital data analytics. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan untuk memberikan rekomendasi kepada pemilik bisnis dan stakeholder dalam menentukan kebijakan terkait faktor-faktor yang dapat diperhatikan untuk mendukung kesuksesan start-up pertanian di Indonesia.

The agricultural sector holds significant potential in Indonesia, yet it still faces challenges such as limited access to technology, markets, and financing as well as the phenomenon of climate change. Agricultural start-ups are starting to emerge by developing innovations to answer these challenges within the sector. This idea has been accepted by both the Indonesian public and government as a solution for the agricultural sector. However, agricultural start-ups encounter problems in developing and sustaining their businesses. Therefore, this research was conducted with the aim of analyzing the critical success factors of agricultural start-ups in Indonesia. The research began by identifying factors that influence the success of agricultural start-ups, then validated using the Content Validity Index (CVI) and Modified Kappa methods. This study employs the DEMATEL-ANP method to analyze relationships and determine the priority of critical success factors. The total number of factors identified in this research is 37, across 7 dimensions, with the dimension having the highest priority being the process dimension, and the factor with the highest priority being digital data analytics. The results of this study can be used to provide recommendations to business owners and stakeholders in formulating policies related to factors that should be considered to support the success of agricultural start-ups in Indonesia."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Zharfan Ainun Azka
"Industri otomotif merupakan backbone pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan sembilan kuartal berturut-turut mencatatkan pertumbuhan positif (Q2 2021 - Q2 2023). Indonesia juga termasuk dalam enam besar negara dengan manufaktur mobil terbesar di Asia pada 2021 dan penjualan mobil terbesar di Asia Tenggara pada 2023. Namun, pertumbuhan ini meningkatkan potensi limbah industri. Solusi berkelanjutan diperlukan untuk mengatasi potensi limbah yang meningkat seiring pertumbuhan industri, dan prinsip ekonomi sirkular menawarkan pendekatan yang mengubah model linear menjadi sirkular, meminimalisasi penggunaan sumber daya, serta limbah. Penelitian ini mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat penerapan ekonomi sirkular di industri otomotif Indonesia melalui studi literatur dan validasi oleh ahli menggunakan metode Content Validity Index (CVI) dan Modified Kappa. Hubungan antarfaktor dianalisis menggunakan metode DEMATEL berbasis ANP. Penelitian ini mengevaluasi 18 faktor pendorong dan 18 faktor penghambat yang dikelompokkan dalam 5 dimensi. Faktor pendorong utama adalah proses bisnis yang peduli lingkungan dengan bobot 10,66%, sedangkan faktor penghambat utama adalah kurangnya keahlian dengan bobot 7,15%. Temuan penelitian ini dapat digunakan untuk merumuskan strategi untuk mengatasi faktor penghambat dan mengoptimalkan faktor pendorong.

The automotive industry is the backbone of Indonesia's economic growth, consistently recording positive growth for nine consecutive quarters (Q2 2021 - Q2 2023). In 2021, Indonesia ranked among the top six largest car manufacturers in Asia and had the highest car sales in Southeast Asia in 2023. However, this growth also brings an increased potential for industrial waste. Sustainable solutions are needed to address the rising waste generated by the industry's expansion. The circular economy principle offers an alternative solution by transforming the linear model into a circular one, minimizing resource use and waste production, and maintaining material utility. This research identifies the drivers and barriers for implementing the circular economy in Indonesia's automotive industry through literature studies and expert validation using the Content Validity Index (CVI) and Modified Kappa methods. The relationships among the validated factors were assessed using the DEMATEL-based ANP method. The study evaluates 18 driving factors and 18 inhibiting factors across five dimensions. The primary driving factor is environmentally friendly business processes with the weight of 10.66%, while the main inhibiting factor is a lack of expertise with the weight of 7.15%. The findings of this research can be used to formulate strategies to overcome the barriers and optimize the drivers."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fajar Rio Kusviansyah
"Manajemen Rantai Pasok (MRP) memfasilitasi integrasi antar basis pelanggan, jaringan distribusi, aktivitas internal kepada perusahaan dan basis pasokan, sehingga praktik SCM sangat berpengaruh terhadap kinerja dan performa suatu organisasi, hal ini dirasakan oleh pemangku kepentingan eksternal perusahaan Supply chain quality management (SCQM) dipandang sebagai strategi manajemen yang berkembang yang mengintegrasikan manajemen rantai pasokan (SCM) dengan manajemen kualitas (QM) untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan kualitas produk dan layanan yang unggul melalui pengembangan kolaborasi antara jaringan internal (proodusen) dengan para pemangku kepentingan eksternal (yaitu konsumen dan distributor) Untuk menghasilkan nilai dan mengoptimalkan profitabilitas, membangun kemitraan yang sukses dengan organisasi rantai pasokan sangatlah penting. Hal ini dapat dicapai melalui model pelatihan, transfer pengetahuan, dan dukungan dari manajemen puncak. Penerapan praktik manajemen tingkat lanjut sangat penting untuk mencapai tujuan-tujuan ini. Dalam konteks ini, pendekatan terpadu terhadap manajemen kualitas, logistik, dan manajemen rantai pasokan (SCM) sangat penting. Dengan demikian, memanfaatkan sinergi antara Manajemen Mutu (QM) dan SCM sangat penting untuk meningkatkan dan mendorong kinerja organisasi. Selain itu, penelitian ini menguji signifikansi dan hubungan antara transfer pengetahuan, kapabilitas manajemen rantai pasokan, dan dukungan manajemen puncak dalam kaitannya dengan kinerja organisasi dengan menggunakan pendekatan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan Artificial Neural Network (ANN). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 200 responden yang bekerja di industri manufaktur di Indonesia. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS 4.0, dan ANN dengan SPSS. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa praktik manajemen kualitas rantai pasokan dan dukungan manajemen puncak berdampak positif dan memiliki hubungan yang kuat dengan performa organisasi. Penelitian ini memberikan wawasan tentang peran manajemen kualitas rantai pasokan dalam performa organisasi, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membantu semua perusahaan manufaktur dalam meningkatkan kinerja organisasi mereka dengan menggabungkan praktik-praktik SCQM yang dipilih secara optimal dengan fokus pada performa organisasi.

Supply Chain Management (SCM) facilitates the integration of the customer base, distribution network, internal activities to the company and the supply base, so that SCM practices greatly affect the performance and performance of an organization, Supply chain quality management (SCQM) is seen as an evolving management strategy that integrates supply chain management (SCM) with quality management (QM) to improve customer satisfaction and superior product and service quality through developing collaboration between internal networks (manufacturers) and external stakeholders (i.e. consumers and distributors) To generate value and optimize profitability, building successful partnerships with supply chain organizations is essential. This can be achieved through training models, knowledge transfer, and support from top management. The application of advanced management practices is critical to achieving these goals. In this context, an integrated approach to quality management, logistics, and supply chain management (SCM) is essential. Thus, leveraging the synergy between Quality Management (QM) and SCM is essential to improve and drive organizational performance. In addition, this study examines the significance and relationship between knowledge transfer, supply chain management capability, and top management support in relation to organizational performance by using Partial Least Square-Structural Equation Modeling and Artificial Neural Network approaches. Primary data was collected through questionnaires from 200 respondents working in the manufacturing industry in Indonesia. Statistical analysis was conducted using PLS-SEM with SmartPLS 4.0, and ANN with SPSS. The results revealed that supply chain quality management practices and top management support have a positive impact and strong relationship with organizational performance. This research provides insight into the role of supply chain quality management in organizational performance, especially in developing countries such as Indonesia. This research aims to assist all manufacturing companies in improving their organizational performance by incorporating optimally selected SCQM practices with a focus on organizational performance."
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ghassani Shabrina
"Teknologi, khususnya digitalisasi, mengubah ruang kontrol sebagai jantung industri digital menjadi lebih kompleks bagi operator untuk memproses semua informasi yang disajikan ke dalam keputusan yang tepat sementara mereka masih perlu beradaptasi dengan sistem kompleks yang baru. Kompleksitas dapat mempengaruhi kinerja operator seiring dengan perubahan interaksi antara operator dan sistem. Sistem meliputi kontrol proses, semua alat dan peralatan, desain dan lingkungan ruangan, dan semua faktor yang terkait dengan pekerjaan dan tugas. Oleh karena itu, penelitian ini menyajikan kerangka kerja untuk mengevaluasi kinerja operator di ruang kontrol yang kompleks. Kerangka kerja ini menggabungkan dimensi kinerja manusia yang lebih komprehensif yaitu beban kerja, kelelahan, dan stress secara terintegrasi. Evaluasi diukur berdasarkan metode dan teori ergonomi dan diproses dengan metode Analytic Hierarchy Process dan Fuzzy Set Theory. Kerangka kerja ini menawarkan panduan yang berlaku untuk mengevaluasi risiko kinerja manusia yang dapat mendukung pengamat untuk meningkatkan desain pekerjaan pekerjaan operator dan juga desain tempat kerja.

Technology, specifically digitalization, changes the control room as the heart of the digital industry. Such room is creating a more complex situation for operators to process all the information presented into the right decision while they still need to adapt with the new complex system. The complexity may affect the operator performance along with the change of the interaction between the operators and the systems. The systems include the process control, all the tools and equipment, the room`s design and environment, and all factors related to jobs and tasks. Therefore, this study presents a framework to evaluate the operator`s performance in the complex control room. This framework incorporates more comprehensive human performance dimensions and pay attention to all of the elements in the systems above as a contribution to the development of human performance modeling research. The evaluation will be measured based on the ergonomics methods and theory and processed by statistical methods. This framework offers applicable guidance to evaluate human performance risk that can support the observer to improve the work design of the operator`s job and also the workplace design."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2019
T54178
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Angella Natalia Ghea Puspita
"Indonesia merupakan salah satu negara yang tercatat sebagai negara ketiga yang mempunyai cadangan Laterit terbesar setelah New Caledonia dan Filipina (PSDMBP, Kementrian ESDM, 2015). Bijih nikel laterit umumnya terbagi menjadi 2 tipe bijih yaitu bijih limonite yang memiliki kandungan Fe besar dan Ni kecil (sekitar 0.8-1.5%) dan bijih saprolit yang memiliki kandungan Fe kecil dan Ni besar (sekitar 1.5-2.5%) (Chen, Shiau, Liu, Hwang, 2016). Untuk meningkatkan nilai tambah bijih nikel, maka perlu dilakukan pengolahan/pemurnian bijih nikel. Penggunaan komposit pelet sebagai material memunculkan gagasan untuk menggunakan bijih besi dengan kadar rendah dalam menghasilkan pig iron (Kawigraha A., et.al. 2013). Selain komposit, proses reduksi memiliki peranan penting dalam pembuatan nikel. Parameter rasio batubara, temperatur proses dan waktu proses dalam proses reduksi, rasio penambahan zat aditif (Na2SO4) (Yongli Li et al., 2012) juga dijadikan sebagai parameter proses reduksi komposit bijih saprolit. Parameter-parameter yang digunakan adalah % rasio batubara, temperatur, durasi waktu dan jenis zat aditif dengan masing-masing 3 level dengan variabel responnya yaitu % mass Ni. Kandungan mineral Ni (% mass Ni) didapatkan dari hasil analisis XRF. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kombinasi parameter optimal proses reduksi komposit bijih saprolit pada Tube Furnace dan menghitung biaya operasional untuk 1x batch pilot plant pada tungku Tunnel Kiln berdasarkan kombinasi parameter yang paling optimal. Untuk mendapatkan metode optimasi terbaik dari metode RSM, ANN, ANFIS dan SVM serta kombinsi parameter paling optimal berdasarkan nilai MSE terkecil. Nilai MSE metode RSM yaitu 0.007110, metode ANN yaitu 0.004604, metode ANFIS yaitu 0.014625 dan metode SVM yaitu 0.015338. Sehingga metode optimasi terbaik adalah metode ANN. Kombinasi parameter yang paling optimal adalah kombinasi yang memiliki % mass Ni 1.2 dengan % rasio batubara 15, temperatur 1200 0C, durasi tahan 3 jam dan jenis zat aditif Ca2S04 atau komposit SB15Ca10P2 pada temperatur 1200 0C ditahan selama 3 jam.

Indonesia is one of the largest in the world as the third country that has the largest laterite reserves in the world after New Caledonia and Philippines (PSDMBP, Ministry of Energy and Mineral Resources, 2015). Laterite nickel ore is generally divided into 2 types of ore, namely limonite ore which has large Fe content and small Ni (around 0.8-1.5%) and saprolite ore which has small Fe content and large Ni (around 1.5-2.5%) (Chen, Shiau, Liu, Hwang, 2016). To increase the added value of nickel content, it is necessary to process/refine nickel ore. To use of composite pellets as material raises the idea of using low grade iron ore to produce pig iron (Kawigraha et.al. 2013). In addition to composites, the reduction process, the ratio of addition of additives (Nas2SO4) (Yongli Li et.al, 2012) are also used as parameters for the reduction of saprolite ore composites. The parameter used are % coal ratio, temperature, duration time and type of additive with each 3 level and the response variable is % mass Ni. The content of mineral (% mass Ni) is obtained from the result of XRF analysis. The purposes of this study was to obtain a combination of optimal parameters for the reduction of saprolite ore composites in the Tube Furnace and calculate operational cost for 1x batch pilot plant in Tunnel Kiln furnace based on optimal parameter combination. To get the best optimization method from RSM, ANN, ANFIS and SVM method and optimal parameter combination based on the smallest MSE value. The MSE value of RSM method is 0.007110, ANN method is 0.004604, ANFIS method is 0.014625, and the SVM method is 0.015338. So, the best optimization is ANN method. The most optimal combination of parameter is a combination with % mass Ni 1.2, % coal ratio 15, temperature 1200 0C, duration time 3 hours, and type of additive is Ca2SO4 or composite SB15Ca10P2 with temperature 1200 0C for 3 hours."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2019
T54171
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anggita Dwi Liestyosiwi
"Ketergantungan sektor transportasi Indonesia pada bahan bakar fosil telah menjadi isu utama saat ini, karena berkaitan dengan keberlanjutan energi di masa depan dan anggaran alokasi negara untuk subsidi bahan bakar. Belum lagi emisi gap CO2, Pemerintah Indonesia berencana untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dengan menargetkan adopsi kendaraan listrik. Sepeda motor adalah moda transportasi yang paling banyak digunakan di Indonesia dan telah menargetkan untuk memproduksi 2,1 juta unit model listrik pada tahun 2025. Namun demikian, penetrasi produksi yang ditargetkan jauh di bawah ekspektasi, karena kesulitan produsen untuk mengubah teknologi dan kesan negatif konsumen pada sepeda motor listrik. Penelitian ini mengembangkan peta jalan berdasarkan model konseptual kebijakan yang dapat diterapkan oleh industri sepeda motor untuk memenuhi kebijakan pemerintah. Melalui pendekatan dinamika sistem, model ini menunjukkan strategi dapat diimplementasikan dengan dukungan pengembangan infrastruktur, kebijakan pemerintah, dan pendidikan untuk mempercepat adopsi teknologi baru.

Indonesias transportation sector dependency on fossil fuel has affected future energy sustainability and state allocation budget for fuel subsidy. Therefore, the government plans to adopt the electric vehicle (EV) technology. Since motorcycles are the most widely used transportation, the government targets to obtain 2,1 million units of electric model 2025. Nevertheless, penetration of targeted production is far below expectation, as the manufacturer has difficulties in shifting technology and consumer`s negative impression on an electric motorcycle. This research develops a conceptual model of strategic policies to support Electric Motorcycle (EM) production in Indonesia from the factors that may affect the public`s intention to buy EM. The model shows the interrelation strategies can be implemented with the support of infrastructure development, government policies, and the education to accelerate the adoption of new technology."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2019
T54240
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bangun Permaedhy
"ABSTRACT
Stress test pada sistem keuangan dan perbankan menjadi topik pembahasan yang berkembang pesat setelah dunia mengalami krisis besar yang terjadi seperti krisis 2008. Dalam penelitian ini menjelaskan penggunaan stress test dengan menggunakan metode sistem dinamis yang diberikan pada sistem perbankan Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan ketahanan struktur dasar sistem keuangan perbankan Indonesia dalam menghadapi skenario krisis KPR yang merupakan plausible evet karena telah terjadi pada tahun 2008 di Amerika Serikat. Dalam penelitian ini juga membahas bagaimana skenario kebijakan pemerintah tentang pengurangan loan to value dan financing to value yang memungkinkan perbankan untuk memberikan down payment sebesar 0% untuk KPR dan peningkatan sekuritisasi aset KPR perbankan memberikan efek terhadap ketahanan perbankan Indonesia.

ABSTRACT
Stress tests on the financial and banking system became a topic of discussion that developed rapidly after the world experienced a major crisis that occurred like the 2008 crisis. In this study explains the use of stress tests using the dynamic system method given to the Indonesian banking system. The purpose of this study is to explain the resilience of the basic structure of the Indonesian banking financial system in the face of the mortgage crisis scenario which is plausible evet because it has occurred in 2008 in the United States. This study also discusses how government policy scenarios on reducing loan to value and financing to value enable banks to provide down payments of 0% for mortgages and increasing securitization of bank mortgages has an effect on the resilience of Indonesian banks."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   4 5 6 7 8 9 10 11 12 13   >>