Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 993 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Abram Riccardo Hasiholan S.
"Penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari tahu faktor penentu struktur modal dari data keuangan internal perusahaan yang dapat diperoleh secara umum meliputi rentang waktu 2012-2018. Variabel yang mewakili faktor penentu struktur modal pada penelitian ini adalah market to book ratio (MB), tangibilitas (TANG), profitabilitas (PROF), ukuran perusahaan (SIZE). Pengujian dilakukan dengan model regresi panel data dengan metode efek tetap dengan teknik Generalized Least Square (GLS). Hasil regresi yang telah dilakukan menemukan bahwa variabel MB dan PROF berpengaruh negatif signifikan terhadap leverage. Selanjutnya variabel TANG berpengaruh positif signifikan terhadap variabel leverage, sedangkan variabel SIZE memiliki hasil uji yang bervariasi sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan kesimpulan.

This study has a purpose of finding out factors that decide future capital structure from internal financial reports that can be received generally in the range of time between 2012-2018. Variables that represent future capital structure decision in this study are market to book ratio (MB), tangibility (TANG), profitability (PROF), size (SIZE). Tests are applied with panel data regression with fixed effect model – generalized least square technique. Regression results show that variables like MB and PROF is negatively significant to affect leverage. Next, TANG variable is positively significant to affect leverage, meanwhile SIZE variable has variated results, thus future findings are required to make a conclusion."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Basuki Sarwo Edi
"ABSTRAK
The purpose of this study is to describe the intrinsic elements of Alisya novel by Muhammad Makhdloril. The problem that will be examined and studied is how to describe the intrinsic elements that are the base of a literary work, among other things, the existence of themes, and mandates, figures and characterizations, plots, and settings that become the structure of Muhammad Makhdori's Alisya novel? The method used is descriptive method. The advantages of research is that it can reveal the structure of a novel that can be used as a material for studying learning to deal with life problems. The source used in this research is Alisya novel by Muhammad Makhdlori. The results obtained in this study indicate that the Alisya novel by Muhammad Makhdori has the theme of poverty can make people go berserk and invites immorality. Life needs to struggle and work hard."
Jayapura: Kibas Cenderawasih, 2018
400 JIKK 15:2 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ghali, A.
Jakarta: Erlangga, 1990
624.171 GHA a
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Abdul Charis
"Salah satu masalah besar yang dihadapi oleh banyak organisasi baik publik maupun bisnis saat ini adalah kemampuan beradaptasi ditengah perubahan lingkungan yang semakin kompleks dan magnitude-nya tidak dapat diprediksi. Pandangan modern melihat adaptasi terhadap perubahan lingkungan dapat dilakukan melalui elaborasi struktur organisasi dengan ketidakpastian lingkungan. Dalam pandangan modern struktur menjadi bagian penting dalam analisis organisasi karena struktur merupakan bagian dari organisasi yang secara langsung bersentuhan dengan lingkungan. Disamping itu, struktur juga dapat menggambarkan aliran kerja dan informasi organisasi dalam mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan. Dalam penelitian Huselid (1995) menemukan bahwa struktur organisasi secara positif mempengaruhi kinerja organisasi, dengan kata lain, pencapaian kinerja organisasi sangat ditentukan oleh fleksibilitas struktur organisasi dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada.
Atas dasar pemikiran diatas, penulis mencoba mempelajari masalah struktur organisasi dalam tesis yang berjudul: Analisis Struktur Organisasi PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Pemilihan PT. Kereta api Indonesia (PT.KAI) sebagai obyek penelitian semata-mata didasari atas peran strategis PT. KAI sebagai pemegang hak monopoli penyelenggaraan moda transportasi kereta api di Indonesia. Mengingat peran strategis PT. KAI dalam penyelenggaraan moda kereta api dan tanggungjawab pemberian pelayanan yang baik bagi masyarakat, menjadikan PT.KAI cukup tepat untuk dijadikan obyek penelitian. Disamping itu, saat ini PT. KAI juga sedang gencar-gencarnya melakukan restrukturisasi organisasi dalam rangka menciptakan struktur organisasi yang fleksibel, efektif dan efisien dalam mencapai tujuan organisasi.
Didasarkan atas pemikiran diatas, penulis mencoba mengangkat masalah struktur organisasi khususnya masalah hubungan antara variabel-variabel struktur organisasi dalam menciptakan efektivitas organisasi. Variabel-variabel struktur organisasi dalam penelitian ini hanya dibatasi pada variabel formalisasi, sentralisasi, kompleksitas dan koordinasi. Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dan kekuatan hubungan antara variabel-variabel struktur organisasi PT. KAI terhadap efektivitas organisasi.
Dengan menggunakan alat analisis Multiple Regression untuk melihat pengaruh dan kekuatan hubungan serta kearah mana hubungan antara variabel-variabel struktur dengan efektivitas organisasi, dalam penelitian ini kemudian ditemukan bahwa secara keseluruhan, keempat dimensi struktur perpengaruh secara positif terhadap efektivitas organisasi. Namun demikian, pengaruh keempat variabel tersebut terhadap efektivitas tidak mutlak, artinya tidak semua dimensi yang digunakan dalam pengukuran variabel struktur berpengaruh secara nyata terhadap efektivitas organisasi.
Dari hasil analisis multiple regression ditemukan pada variabel formalisasi hanya ada dua dimensi yang memiliki pengaruh positif terhadap efektivitas organisasi yaitu dimensi job description dan prosedur. Untuk variabel sentralisasi adalah dimensi pelimpahan wewenang, dan variabel kompleksitas adalah dimensi departementalisasi, sedang variabel koordinasi juga secara positif memiliki hubungan terhadap efektivitas organisasi.
Sedangkan dimensi-dimensi lain dari variabel struktur organisasi PT. KAI yang justru berpengaruh negatif (invers) terhadap efektivitas organisasi adalah peraturan dan dokumen tertulis untuk variabel formalisasi dan dimensi spesialisasi untuk variabel kompleksitas. Sedangkan untuk dimensi-dimensi yang lain memiliki pengaruh yang kurang kuat terhadap efektivitas organisasi."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2003
T10656
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Oentarini Tjandra
"ABSTRAK
Ruang lingkup dan cara penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan adanya hubungan aktivitas dan struktur butirilkolinesterase varian C5+ dengan varianC5- pada 152 populasi suku Jawa yang tinggal di Jakarta. Penelitian dilakukan dalam 3 tahap. Tahap pertama, aktivitas butirilkolinesterase ditentukan dengan menggunakan substrat alfa natlil asetat dan benzoilkolin, sedangkan inhibitor yang digunakan adalah dibukain, natrium fluorida, Ro2-0683, dan propranolol. Tahap kedua, distribusi varian C5- ditentukan dengan pemeriksaan elektroforesis agar dan elektroforesis gel poliakrilamid Tahap ketiga, hubungan struktural antara pita C5- dan pita-pita butirilkolinesterase dianalisis dengan pemeriksaan imunologi dan pemetaan peptida.
Hasil dan kesimpulan : Dari 152 sampel yang diteliti, rata-rata ± SD aktivitas butirilkolinesterase dengan substrat alfa nand asetat adalah 0,671 ± 0,122 U/ml, dengan angka Ro 85 ± 2.6 dan angka propranolol 74 ± 4,5. Aktivitas butirilkolinesterase dengan substrat benzoilkolin adalah 1,08 ± 0,25 U/ml, dengan angka dibukain 79 ± 3,6 dan angka fluorida 67 ± 6. Sebanyak 141 individu (92,8%) menunjukkan aktivitas normal, sedangkan 7 individu (4,6%) di bawah normal (<0,690 U/ml) dan 4 ii'idividu (2.6%) dengan aktivitas > 1,560 U/ml. Dari 152 sainpel yang diteliti, ditemukan 1 individu dengan fenotip UA (aktivitas butirilkolinesterase 0,310 U/ml, DN ; 62, dan FN: 50). Frekuensi varian C5-yang dapat dideteksi dengan elektroforesis agar 25 individu (16,45%) dan elektroforesis gel poliakrilamid dapat mengidenlitikasi 28 individu (18,42%). Antibodi poliklonal yang dibangkitkan pada kelinci direaksikan dengan pita protein butirilkolinesterase dan pita C5+ menunjukkan reaksi yang sama. Pemetaan peptida dari tiap pita protein butirilkolinesterase dan pita C5+ menunjukkan pola yang sama. Hasil ini menunjukkan bahwa varian C5- secara fenotip berasal dari gen butirilkolinesterase yang sama.

ABSTRACT
Relationship Activity And Structure Of C5+ Variant With C5- Variant Butyrylcholinesterase Among a Javanese Population In JakartaScope and Method of study : The purpose of this study is to find out structural-functional relationship of C5- variant butyrylcholinesterase among one hundred and fifty two Javanese population residing in Jakarta. The study was done into 3 steps. In the first step, the activity of butyrylcholinesterase was determined using substrates alpha naphthyl acetate and benzoylcholine and the inhibitors Ro2-0683, propranolol, dibucaine and sodium fluoride. In the second step, the distribution of C5' variant was determined using agar and polyacylamide gel electrophoresis. Finally in the third step, the structural relationship between the C5- extraband and the protein bands of butyrylcholinesterase was analyzed using peptide mapping and immunological studies.
Results and Conclusions : The results show that from 152 sample studied the total activities of butyrylcholinesterase assayed using alpha naphthyl acetate as substrate are 0.671± 0.122 U/ml, the RoN 85± 2.6 and the PN 74 ± 4.5. The total activities of assayed using benzoylcholine as substrate are 1.08 ± 0.25 U/ml. As many as 141 individuals (92.8%)show normal activities, whereas 7 individuals (4.6%) are below normal (< 0.690 U/ml) and 4 subjects (2.6%) with activity of more than 1.560 U/ml.The mean ± SD of dibucaine number of the population is 79 ± 3.6 and the fluoride number is 67 ± 6. From this population we identify one individual of UA phenotypes (total activity of butyrylcholinesterase; 0.310 U/ml, DN: 62 and FN: 50),The frequency of C5+variant in the population as detected by agar electrophoresis is individuals (16.45%)and by polyacylamide gel electrophoresis is 28 individuals (18.42%). The activity of butyrylcholinesterase in the C5- is slightly higher than, but not statistically significant with that in C5- variant. Polyclonal antibodies raised in rabbits against each band of the protein band of butyrylcholinesterase and the extra band C5' cross react with protein bands of butyrylcholinesterase, from the C5- and the C5' variants. Peptide mapping analysis of each protein band of the butyrylcholinesterase and the extra band C5' variant show strict similarities. This data indicate that the extra band C5' variant is phenotypically expressed from the same butyryicholinesterase gene.
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 1998
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rahadi
"ABSTRAK
Jakarta dengan kedudukannya sebagai Ibukota Negara Republik Indonesia, sekaligus menjadi pusat pemerintahan dan pintu gerbang Internasional telah berkembang menjadi kota industri, perdagangan dan pariwisata. Saat ini penduduk Jakarta diperkirakan lebih dari 8 Juta jiwa dan rata-rata pertumbuhannya 2,41 % per tahun, di mana arus urbanisasi diperkirakan rata-rata 3 % per tahun.
Di satu sisi kota Jakarta mengalami proses pembangunan mulai dari industri kecil, industri besar dan kegiatan usaha lain, namun disisi lain juga dihadapkan pada problematik yang sangat rumit yaitu keterbatasan lahan yang tersedia, dan timbulnya limbah sebagai akibat dari kegiatan hidup masyarakat kota Jakarta.
Penanganan Kebersihan lingkungan, khususnya penanganan sampah telah diupayakan Oleh Pemerintah Daerah dari waktu ke waktu untuk meningkatkan pelayanannya agar membuat kota Jakarta bersih, indah, sehat serta tertib.
Perkiraan jumlah sampah yang di hasilkan oleh masyarakat mencapai 3,70 liter/orang/hari , sehingga produksi sampah kota Jakarta saat ini diperkirakan mencapai 25,404 m3/hari. Dan volume sampah tersebut, yang dapat terangkut baru mencapai 21,085m3/hari atau 83 %, sedang sisanya (17 %) dimanfaatkan oleh masyarakat dan didaur ulang oleh pemulung/pengais sampah.
Dengan volume sampah yang tidak tertangani sebesar 17 % dari volume yang diproduksi masyarakat Jakarta, maka dengan pertumbuhan penduduk Jakarta rata-rata diasumsikan sebesar 2 % , secara matematis pada tahun 2005, sampah yang diproduksi volumenya adalah 35.000 m3/hari. Jika dari volume tersebut yang tidak tertangani oleh karena kemampuan dari Dinas Kebersihan yang tidak bertambah, maka volume tersebut adalah 5950 m3/hari. Ini tentu suatu angka yang perlu memperoleh perhatian yang sangat khusus. Masalahnya akan semakin rumit jika bukan hanya volume yang bertambah, tetapi juga kualitas dan sampah yang bertambah, dalam arti memerlukan penanganan yang lebih khusus.
Keadaan yang demikian tentu saja tidak akan dapat teratasi jika struktur organisasi tidak dibenahi dan dikembangkan. Pembenahan dan pengembangan atas kelemahan tersebut terutama antara lain pada bagian penunjang (technostructure) yang tidak terisi, bahkan fungsi tersebut terdapat pada operating core. Kelemahan lainnya yaitu pada sisi mekanisme koordinasi yang dijumpai, seperti terlihat adanya kepentingan pada operating core, namun koordinasinya harus dengan bagian penunjang (support staff) melalui strategic apex. Kondisi demikian tentu saja menjadi kendala dalam kecepatan pelayanan. Dan beberapa keadaan yang digambarkan itu maka salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dari organisasi oleh karena perubahan yang terjadi pada lingkungan sedemikian besar, maka memperbaiki konfigurasi organisasi serta melakukan penyesuaian struktur pada fungsi yang baru adalah salah satu alternatif penyelesaian, guna mengantisipasi perkembangan sampai pada era 2005."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1996
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Suka, Ediman Ginting
"Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh waktu tahan dan temperatur Austenisasi terhadap sifat mekanis dan perubahan struktur mikro dari baja pegas daun. Adapun temperatur austenisasi yang dipilih adalah 780°C, 830°C dan 880°C serta di beri kan waktu tahan 20 menit, 40 menit dan 60 menit untuk setiap temperatur kemudian di-quenching. Pengujian perubahan sifat mekanis dan struktur mikro dari benda uji meliputi uji kekerasan, uji impak, uji keausan serta uji metalografi.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh sifat kekerasan paling tinggi pada temperatur austenisasi 830°C dan waktu tahan 40 menit, sifat impak paling tinggi diperoleh pada temperatur austenisasi 780°C dan waktu tahan 20 menit, serta sifat keausan yang baik didapat pada temperatur austenisasi 830°C dan waktu tahan 40 menit. Perbedaan kekerasan, impak, keausan dan uji metalografi dari baja pegas daun tersebut disebabkan adanya perbedaan atom karbon yang terlarut dan terjadinya pertumbuhan butir pada kristal tersebut."
Depok: Universitas Indonesia, 1996
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
P.M. Laksono
"Pemahaman mengenai struktur masyarakat Jawa dirasakan sangat perlu bagi penelitian tentang pengaruh terobosan unsur-unsur sosial budaya Barat terhadap Jawa. Berkenaan dengan hal ini, maka abad XIX merupakan periode yang sangat penting diperhatikan. Sebab pada masa ini berlangsung perubahan-perubahan di dalam masyarakat Jawa yang digerakkan oleh penumpangan kekuasaan langsung kolonial Belanda di Jawa. Peneliti bermaksud menganalisis tradisi dalam kerangka suatu struktur masyarakat. Disini tradisi ditempatkan sebagai bagian dinamis dalam struktur itu. Pendekatan serupa ini tentu saja belum jelas, karena struktur masyarakat yang merupakan medan bagi berlakunya tradisi sering ditafsirkan secara berlainan."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1984
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Relly Andayani
"Eror dalam solusi elemen hingga hampir lidak dapat dihindari. Tingkat eror dapat diminimalisasi dengan pemodelan diskritisasi secara optimal, sehingga didapatkan pemulihan solusi yang konvergen menuju solusi eksak. Peningkatan kualitas solusi dilakukan dengan penghalusan tipe-h yaitu membagi elemen kedalam ukuran yang lebih kecil Pembagian dilakukan secara adaptif. Estimator eror dilakukan dengan SPR, yaitu sebuah estimator eror berdasarkan pada pemulihan gaya dalam terhadap hasil solusi elemen hingga yang diskontinu menjadi kontinu dengan metode interpolasi. Interpolasi dilakukan pada sebuah patch untuk mendapatkan gaya dalam pada sebuah nodal. Estimator eror SPR diaplikasikan pada struktur solid aksisimetri dengan menggunakan elemen Q8. Estimator ini akan diimplementasikan pada program FEAP."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
T14981
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yuhasril
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang faktor - faktor apa yang mempengaruhi dan berhubungan dengan pilihan struktur modal pada perusahaan yang masuk kedalam industeri farmasi dan ingin juga mengetahui apakah faktor-faktor tersebut baik secara individual maupun secara bersama-sama mempengaruhi struktur modal. Dan hasil analisis faktor yang dilakukan secara bertahap, yang lolos hanya variabel Return On Investment (R.OI), Fixed asset ratio, dan Dividend PayOut Ratio (devidend POR). Dari hasil analisis regresi linear berganda, hanya variabel R01 dan variabel fixed asset ratio yang terbukti mempengaruhi secara negatif dan berhubungan dengan struktur modal atau konsisten dengan hipotesis yang diajukan, sedangkan variabel dividend POR tidak terbukti mempengaruhi struktur modal, walaupun arahnya sesuai dengan hipotesisnya. Dan hasil uji F, seeara bersama - sama ketiga variabel tersebut mempengaruhi struktur modal dengan kemampuannya untuk menjelaskan variasi perubahan struktur modalnya sebesar 68.7 %.

The purpose of this research is to identify the factors that influenced and connected with capital structure option at pharmacy industry company, and to identify the effect of these factors at capital structures, individually and simultaneously. From the factors analysis performed is several phases, only Return On Investment (RQI), fixed asset ratio, and dividend Pay Out Ratio (dividend POR) variables that proven. From multiple linear regression analysis, only RQI and fixed asset ratio variables that proven influenced the capital structure or consistent with the propose hypothesis. As for the dividend POR was not proven influenced the capital structure, even though the direction was linear with the hypothesis. From F test, simultaneously, these three variables influenced the capital structure with the capability to exlain the capital structure transformation variace 68.7 %."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2004
T15027
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>