Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 320 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Agni Syah Sutoyo Putro
"Pekerja proyek konstruksi PT. X memiliki bahaya dan risiko kerja yang relatif tinggi, terutama saat bekerja dalam situasi pandemi COVID-19. Karena proyek konstruksi harus berjalan, para pekerja memiliki risiko lebih tinggi terpapar COVID-19. Ketika beberapa pekerja secara langsung atau tidak langsung terpapar COVID-19, pekerjaannya diambil alih oleh rekan kerja. Hal ini mengakibatkan kelelahan bagi pekerja konstruksi. Kelelahan kerja merupakan salah satu penyebab kecelakaan kerja karena kelelahan mengurangi fokus, kemampuan mengambil keputusan, kekuatan otot, keterampilan komunikasi, produktivitas, kewaspadaan, kinerja fisik dan psikologis dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak pandemi COVID-19 terhadap kelelahan pekerja PT. X. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain penelitian potong lintang. Sampel diambil dari total populasi pekerja pengecoran pada proyek konstruksi sebanyak 100 pekerja dengan menyebarkan kuesioner menggunakan Multidimensional Fatigue Inventory Questionnaire. Analisis data dengan pendekatan kuantitatif menggunakan analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis korelasi Pearson dengan nilai signifikan p < 0,05, variabel yang berhubungan dengan variabel kelelahan adalah usia (p = 0,048), waktu tidur (p = 0,040), penyakit penyerta (p = 0,004) dan pandemi COVID-19 (p = 0,001).

Company X construction project workers have relatively high work hazards and risks, particularly while working under the COVID-19 pandemic situation. As construction projects must go on, the workers likely have a higher risk of the COVID-19 exposure. When some workers directly or indirectly are exposed to the COVID-19, their jobs are taken over by co-workers. This case results in fatigue for construction workers. Work fatigue is one of the causes of occupational accidents as the fatigue reduces their focus, decision-making abilities, muscle strength, communication skills, productivity, alertness, physical and psychological performance and work motivation. This study aimed to determine the impact of the COVID-19 pandemic on fatigue in the Company X workers. This study applied an observational analytic method with a cross-sectional study design. Samples were taken from the total population of concreting workers in construction projects as many as 100 workers by distributing a questionnaire using Multidimensional Fatigue Inventory Questionnaire. Data analysis with a quantitative approach used univariate and bivariate analyses. Based on the results of the Pearson correlation analysis with a significant level of p < 0.05, variables that had a relationship with fatigue variable were age (p = 0.048), sleep time (p = 0.040), comorbid (p=0.004) and the COVID-19 pandemic (p=0.001)."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mia Ilmiawaty Saadah
"Infeksi virus SARS-Cov-2 pada pandemi Covid-19 dapat mengakibatkan ibu berhenti menyusui namun dapat pula melakukan relaktasi pascapulih. Relaktasi merupakan proses mengembalikan bayi kembali menyusu setelah sebelumnya berhenti. Menyusui bukan sekadar memberi ASI merupakan alasan penting mengapa relaktasi perlu dilakukan. Penelitian fenomenologi deskriptif ini bertujuan untuk dapat mengetahui dan mendeskripsikan pengalaman hidup (lived-experience) ibu menyusui di Jadebotabek dalam menjalani relaktasi pascaterinfeksi Covid-19. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 15 partisipan yang kemudian dianalisis dengan metode Colaizzi. Ditemukan tujuh tema yang berkaitan dengan pengalaman relaktasi tersebut, yaitu 1) Indikasi, 2) Motivasi, 3) Strategi, 4) Perasaan ibu, 5) Dukungan, 6) Pengetahuan, dan 7) Harapan. Penelitian ini menunjukkan bahwa relaktasi di situasi pandemi Covid-19 adalah hal yang mungkin dan dapat dilakukan. Relaktasi dapat dilakukan oleh semua ibu tanpa melihat status pendidikan, status pekerjaan, usia bayi, usia ibu, status paritas, dan waktu berhentinya menyusui. Penelitian ini menyarankan perlunya panduan relaktasi yang dapat digunakan sebagai rujukan bagi ibu menyusui dan tenaga kesehatan. Diperlukan pula layanan telemedicine atau breastfeeding helpline, dan homecare melalui fasilitas kesehatan yang terjangkau baik secara akses maupun biaya kesehatan bagi ibu yang menjalani relaktasi. Selain itu, program-program edukasi menyusui yang melibatkan peran ayah atau suami dan dukungan dari tempat bekerja juga perlu ditingkatkan mengingat besarnya dampak dukungan ini pada keberhasilan relaktasi

SARS-Cov-2 infection during the Covid-19 pandemic can lead to the cessation of breastfeeding however they may relactate after recovery. Relactation is the process of reintroducing breastfeeding to a child who had previously ceased. Breastfeeding is not just giving the breastmilk is an important reason why relactation is necessary. This descriptive phenomenological research aims to be able to find out the life experience (lived-experience) of breastfeeding mothers in Jakarta Greater Area in undergoing relactation after being infected with Covid-19. Data were obtained through in-depth interviews with 15 participants and analyzed using the Colaizzi’s method. There were seven emergent themes: 1) Indication, 2) Motivation, 3) Strategy, 4) Mother's emotions, 5) Support, 6) Breastfeeding information, and 7) Hope. This study reveals that relactation is feasible and doable during a Covid-19 pandemic. Relactation is feasible for all women, regardless of educational level, employment status, infant age, mother's age, parity status, and time after nursing was discontinued, as long as they receive adequate assistance. This study highlights the need for a relactation guide as a resource for nursing women and medical professionals. Telemedicine, breastfeeding helplines, and homecare services are also needed through health institutions for mothers who are relactating, both in terms of access and health expenses. Furthermore, considering the enormity of this support's influence on the efficacy of breastfeeding and relactation, it is essential to construct breastfeeding education programs that highlight the husband's participation and workplace support."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Setiawan Nur Prakoso Utomo
"Tesis ini dilatarbelakangi oleh terkendalanya sejumlah latihan yang seharusnya dilakukan oleh Prajurit di Batalyon Zeni Tempur 9 pada masa Pandemi Covid-19. Koordinasi dan komunikasi menjadi kurang efektif dan efisien, dan pelaksanaan kegiataan yang tidak maksimal sehingga berdampak pada kinerja prajurit. Dengan pendekatan post-positivisme, penelitian ini membahas praktik dan strategi optimalisasi manajemen kinerja Batalyon Zeni Tempur 9 di masa Pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan praktik manajemen kinerja di Yonzipur 9 pada umumnya sudah berjalan, namun terdapat berbagai hambatan dalam pelaksanaannya. Berdasarkan hasil analisis SWOT, peneliti merekomendasikan strategi agresif untuk mengoptimalkan manajemen kinerja tersebut yang akan menghasilkan ouput: Pemberian reward dan punishment, pembuatan dan penetapan panduan operasional baku penilaian kinerja yang lebih objektif, bertambahnya ahli IT

This thesis was motivated by the constraints of a number of exercises that were supposed to be carried out by Soldiers in the 9th Combat Zeni Battalion during the Covid-19 Pandemic. Coordination and communication became less effective and efficient, and the implementation of activities was not optimal, which had an impact on the performance of soldiers. With a post-positivisme approach, this study discusses the practice and strategy of optimizing the performance management of the 9th Combat Zeni Battalion during the Covid-19 Pandemic. The results showed that performance management practices in Yonzipur 9 were generally already underway, but there were various obstacles in its implementation. Based on the results of the SWOT analysis, researchers recommend aggressive strategies to optimize performance management that will result in outputs: Reward and punishment, creation and establishment of standard operational guidelines for more objective performance appraisals, the increase of IT experts."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arda Yunita Subardi
"Latar belakang: Pada awal bencana pandemi COVID-19 menyebabkan banyak Rumah Sakit tidak siap, terutama saat terjadi lonjakan kapasitas. Adanya kebijakan Pemantauan dan Evaluasi Kesiapan Rumah Sakit dalam menghadapi pandemi dan penetapan sebagai RS Rujukan COVID-19 membuat RSUD Kabupaten Bekasi harus mengimplementasikan kebijakan tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapan RSUD Kabupaten Bekasi dalam menghadapi pandemi COVID-19, faktor-faktor apa yang berperan dalam implementasi kebijakan, bagaimana peran pimpinan dan pelaksana, kebijakan dan strategi yang dilaksanakan. Metode: penelitian desain deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan validitas dengan Triangulasi sumber melalui observasi, telaah dokumen dan cross-check dengan penilaian terhadap 12 komponen kunci menggunakan checklist Monev Kesiapan RS yang diadaptasi dari WHO, dilakukan pada Februari-Mei 2022. Hasil: RSUD Kabupaten Bekasi mendapatkan skor 96% pada penilaian kondisi triwulan 4 Tahun 2021. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan adalah Faktor Lingkungan, Sumber Daya, Hubungan antar organisasi terkait, serta Karakteristik dan kapabilitas pimpinan dan pelaksana. Strategi yang dilakukan adalah Skenario antisipatif, pemenuhan Staff, Stuff, System dan Structure serta Komunikasi-Koordinasi Kesimpulan RSUD Kabupaten Bekasi siap dalam menghadapi pandemi COVID-19. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan adalah Lingkungan, Sumber Daya, Hubungan antar organisasi, serta karakteristik dan kapabilitas pelaksana. Kepemimpinan merupakan faktor kunci dalam menjalankan strategi.

Background: In the beginning of COVID-19 pandemic, most of hospitals were unplanned to handle this pandemic especially in surge capacity. The purpose of this study’s are to analyze the hospital readiness to cope with pandemic circumstances by evaluating hospital readiness and strategies due to the Hospital Readiness Policy and mandatory as a referral hospital. to Covid-19. Method: The study employs a descriptive analytic qualitative method on Februari-May 2022, by in-depth interview utilize response from 12 different components also use main data while score and percentage as an outcome of response from checklist based on WHO. Validation with observation and document review as a source Triangulation. Measurement of Hospital Readiness was in Bekasi District Hospital at Quarter 2021. Results: In this study, the average score is 96%. Influenced factors of policy implementation were Environment, Resources, Inter-organization relationship, Characteristic and capability of a leader and employee. By accomplishing the strategy for anticipation scenario, fulfillment staff, stuff, system and structure, and Communication-Coordination, the hospital is ready to deal with pandemic. Conclusion: The hospital perseverance is ready. The success factors policy implementation: Environment, Resources, Inter-organization relationship, and Characteristic and capability of a leader and employee. Leadership is the key factor in implementing the strategy."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ajeng Mugiarni
"Wabah pandemi Covid-19 tidak hanya menyebabkan panik di sektor kesehatan namun juga melemahkan ekonomi di dunia. Pasar saham yang merupakan salah satu barometer ekonomi juga terdampak pandemi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pandemi Covid-19 terhadap return saham di Bursa Efek Indonesia. Dengan menggunakan data pertumbuhan harian total kasus positif Covid-19, kasus kematian Covid-19, dan data saham perusahaan-perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode penelitian mulai dari 2 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2020. Regresi data panel digunakan sebagai model penelitian untuk mengetahui estimasi hasil penelitian. Studi ini menemukan bahwa return saham di Bursa Efek Indonesia merespon negatif signifikan dengan pertumbuhan harian total kasus positif Covid-19, begitu juga dengan hasil return saham di Bursa Efek Indonesia merespon negatif signifikan dengan pertumbuhan harian total kasus kematian Covid-19. Penelitian ini juga menemukan bahwa return saham pada sektor industri kimia dasar merupakan sektor yang terdampak Covid-19. Hasil penelitian ini dapat digunakan bagi praktisi untuk mengkonsiderasi keputusan investasi pada pasar saham untuk menghindari dampak signifikan yang ditimbulkan oleh penyebaran virus seperti Covid-19 di masa depan.

The pandemic Covid-19 caused panic not only in health sectors but also weakened the world’s economy. The stock market, as one of the barometers of the economy was also hit by the pandemic. Therefore, this study aims to seek whether the Covid-19 outbreak affects stock returns in Indonesia Stock Exchange. Using daily growth of total Covid-19 confirmed cases, Covid-19 deaths cases, and stock returns data from Bursa Efek Indonesia throughout January 1, 2020, to December 31, 2020. The panel-data regression model is used to estimate the result of the study. This study shows that stock returns in Indonesia Stock Exchange respond negatively significant as the number of confirmed cases increases also stock returns in Indonesia respond negatively significant to the daily growth of death cases. This study also finds that stock return in basic chemical industry were the impacted industry caused by pandemic Covid-19. Empirical findings could be used for the practitioner to consider investing in the stock market to avoid the significant impact of such outbreaks like Covid-19 in the future."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2021
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Naufalia Brillianti Sambowo
"Infeksi Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit penyebab angka kematian kedua tertinggi secara global setelah Covid-19. Pada kehamilan, infeksi tuberkulosis dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Selama pandemi covid-19, ditemukan angka pelaporan kasus infeksi TB menurun sedangkan angka kematian ibu justru meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu hubungan kasus infeksi TB pada ibu hamil dengan masa pandemi Covid-19. Data didapatkan dengan menggunakan data kumulatif dan rekam medis dari empat rumah sakit di Kota Depok. Dari 40.933 data kehamilan ibu selama tahun 2018-2022 didapatkan angka kehamilan dengan infeksi TB sebanyak 28 kasus dengan peningkatan proporsi dari 0.03% menjadi 0.12% selama pandemi. Didapatkan hubungan bermakna antara kasus infeksi TB pada ibu hamil dengan masa pandemi (p-value<0.05). Analisa menunjukkan bahwa ibu hamil memiliki risiko empat kali lebih tinggi terinfeksi TB selama masa pandemi (RR=4.21, 95% CI 1.706-10.382). Tidak ditemukan adanya hubungan bermakna antar masing karakteristik subjek dengan masa pandemi. Karakteristik yang dianalisa diantaranya: usia ibu, trimester kehamilan saat terdiagnosa TB, status gizi dan glikemik ibu, status ekonomi, pekerjaan, dan tingkat pendidikan ibu.

Tuberculosis (TB) infection is the second leading cause of death globally after Covid-19. In pregnancy, TB infection can increase the risk of complications for the mother and child. During the Covid-19 pandemic, case detection and case notification of TB infection decreased. However, the number of maternal deaths is increasing. This study aimed to find the association between TB infection in pregnancy during with Covid-19 pandemic. This cross-sectional study collected data from four different hospitals in Kota Depok using each cumulative report and medical record. Out of 40.933 pregnancy data from 2018 to September 2020, 28 are infected with tuberculosis. There was a significant proportion increase from 0.03% to 0.12% during the pandemic. A Chi-square test was done with the data given and showed that the pandemic has a significant association with TB infection cases in pregnancy (p value<0.05). It also shows that pregnant mothers during the pandemic are four times more likely to be infected with tuberculosis (RR=4.21, 95% CI 1.706- 10.382). No relationship was found between the subject's characteristics and the pandemic. All characteristics analyzed were: mother's age, trimester of TB diagnosis, mother's nutritional and glycemic status, and mother's economic, work, and educational status."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Stefanus Pandu Dhirabrata
"Pandemi berpengaruh besar terhadap kehidupan, terutama perilaku berkendara di Indonesia. Dengan berakhirnya peraturan pembatasan sosial akibat pandemi, penulis hendak membandingkan perilaku berkendara mobil pada pengendara dewasa muda (18-25 tahun) di kawasan jabodetabek pada saat dan setelah pandemi. Pengendara dewasa muda dipilih karena lebih rentan melakukan perilaku berkendara berisiko. Penelitian ini membandingkan persepsi terhadap kondisi lalu lintas, persepsi risiko, perilaku berkendara berisiko pengendara, dan perilaku berkendara berisiko pengendara lain saat dan setelah pandemi. Partisipan penelitian (N=100) mengisi kuesioner mengenai persepsi dan perilaku berkendara saat dan setelah pandemi. Berdasarkan hasil kuesioner, pengendara mempersepsikan kondisi lalu lintas lebih buruk setelah pandemi. Hasil data menunjukkan pengendara mempersepsikan risiko lebih tinggi, melaporkan lebih sering melakukan perilaku berkendara berisiko, dan melihat lebih banyak pengendara lain yang melakukan perilaku berkendara berisiko setelah pandemi. Berdasarkan hasil penelitian, sebaiknya dilakukan upaya dalam meningkatkan kondisi lalu lintas dengan pengembangan moda transportasi umum.

Pandemic has a big impact on our society, especially to driving behaviors in Indonesia. With the pandemic social distancing comes to an end, researcher intend to compare driving behaviors on young adult (18-25 years old) car drivers in jabodetabek region during and after pandemic. Young adult drivers are chosen since they’re more vulnerable to risky driving behavior. This research compares perception to traffic conditions, risk perception, drivers risky driving behavior, and other drivers risky driving behavior during and after pandemic. Each participants (N=100) fill in a questionnaire about driver perception and driving behaviour during and after pandemic. Research results shows drivers perceive worse traffic conditions after pandemic. Research also shows that drivers perceive higher risk, report more risky driving behaviours, and seen more risky driving behaviours on other drivers after pandemic. Research suggests there need to be efforts done to improve traffic conditions with further development of public transportation."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hanan Nugroho
"Di tengah pandemi Covid-19 dalam tahun 2020, kinerja pembangunan sektor energi bervariasi. Konsumsi energi, baik BBM, maupun listrik menurun terutama karena pembatasan kegiatan transportasi dan produksi industri (termasuk UMKM). Produksi energi primer seperti minyak bumi, gas bumi, dan batubara juga menurun atau di bawah target karena terganggunya sistem logistik dan rantai pasok. Investasi di sektor energi menurun, subsidi energi meningkat. Walaupun produksi dan konsumsi energi menurun, namun sumbangan energi kepada pendapatan negara tahun 2020 lebih besar daripada yang ditargetkan. Tahun 2020 menunjukkan perkembangan menggembirakan dalam peningkatan rasio elektrifikasi, sebaran program “BBM Satu Harga”, dan peningkatan jumlah rumah tangga yang tersambung aliran gas bumi. Pemanfaatan energi terbarukan dalam pembangkitan listrik dan bio-diesel meningkat, namun pangsa energi terbarukan dalam bauran energi nasional masih rendah untuk dapat mencapai target 23 persen pada tahun 2025."
Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas, 2021
330 BAP 4:1 (2021)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ravando Ravando
"The Spanish flu pandemic of 1918-1919 was widely regarded as the deadliest in modern history, claiming more lives than World War I. Colonial Indonesia was not spared. Several scholars have estimated that around 1.5 to 4.37 million people in the colony perished, making the death rate one of the highest in Asia. In the midst of the chaos and confusion caused by the pandemic, many people in colonial Indonesia turned to traditional medicines, particularly the poorer members of society who were inexperienced in Western medicine. Herbal treatment was considered a viable option for those who frequently faced discrimination when visiting Dutch clinics or hospitals. This essay demonstrates how more than a century ago, various ethnic groups in colonial Indonesia relied on nature to develop their own “vaccine” and medication in the fight against the Spanish flu. In the context of the pandemic, Sin Po and other newspapers played an essential role in spreading information about herbal medicines as an alternative, more affordable remedy than modern Western medicine. These newspapers provided the inspiration to investigate traditional Indonesian therapies more thoroughly. An examination of this subject reveals that there is nothing new under the sun. The colonial government never had a grand design to combat or stop the spread of a pandemic. It made almost no efforts at prevention and the outcome of this lack of preparedness was clear. Unfortunately, even more than a hundred years later, when COVID-19 struck Indonesia, nothing had really changed."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
909 UI-WACANA 23:2 (2022)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Rizky Anggraini
"Penelitian ini merupakan penelitian studi media tentang bagaimana liputan media massa membingkai masalah pandemi yang muncul, menganalisis bagaimana pemberitaan risiko penularan pandemi dibangun oleh media massa  negara Eropa; Italia, Spanyol, Inggris, Prancis dan Jerman, dan juga bagaimana wacana kebijakan pemerintah di kelima negara tersebut dikonstruksikan dalam pemberitaan media massa terkait darurat penanganan Pandemi Covid-19 sehingga media massa memiliki peran dalam memberitakan pandemi COVID-19. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan menampilkan berbagai data kuantitatif yang telah diolah. Penelitian Tesis ini menggunakan pendekatan multidisipliner, yaitu dengan menggabungkan analisis media, analisis politik dan ekonomi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Framing dan Teori Social Responsibility Media untuk menjawab pertanyaan bagaimana peran media masa dalam darurat Covid-19. Secara mendalam dalam penelitian ini akan disajikan data dan dilakukan analisis terhadap 15 media massa arus utama dari lima negara Eropa yaitu: Italia, Spanyol, Inggris, Prancis dan Jerman.  Penelitian ini menunjukan bahwa media massa memiliki peranan dalam menekan penyebaran pandemi pada tahap pertama krisis, semakin tinggi intensitas pemberitaan yang diekspos oleh media massa, semakin efektif dalam mengawasi kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi.

This research focus on how mass media coverage frames emerging pandemic problems by European country mass media; Italy, Spain, England, France and Germany, as well as how the discourse on the government policies of the five countries is constructed in media coverage related to the handling of the Covid-19 pandemic, so that the mass media have a role in revealing the COVID-19 pandemic. This research was conducted using a qualitative method by displaying a variety of quantitative data that has been processed. This thesis research uses a multidisciplinary approach, namely by combining media analysis, political and economic analysis. The theory used in this study is the Framing Theory and Media Social Responsibility Theory to answer the question. This study shows that the mass media has a role in suppressing the spread of the pandemic in the first stage of the crisis, the higher the news exposed by the mass media, the more effective it is in overseeing government policies to dealing with the pandemic. "
Jakarta: Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>