Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 45 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Wiremmer, Hendriko L.
"Dalam persaingan bisnis yang kian menajam, komunikasi pemasaran memiliki peran penting untuk pemasaran produk. Hal serupa juga bertaku untuk penusahaan media massa. Unsurunsure penting yang biasa dipakai dalam marketing communication mix adalah: selling, advertising, sales promotion, direct marketing, pub/city and public relations, sponsorship, exhibition, corporate identity, packaging, point of sale and merchandising, dan word of mouth.
Tesis ini kemudian berusaha membahas strategi, alasan-alasan dan pelaksanaan berbagai elemen marketing communication mix dengan mengambil studi kasus majalah berita mingguan Tempo dan Gatra. Dua media hi diambil karena merupakan pemimpin pasar majalah berita mingguan. Agar dapat sampai pada pambahasan mengenai studi kasus tersebut digunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data ini kemudian akan dianalisis dengan pattern matching yang dilengkapi dengan analisis evaluatif.
Setelah penelitian dilakukan tampak ada kesesuaian pola-pola strategi komunikasi yang dilakukan Tempo dan Gatra dengan pola-pola berdasarkan teed yang dipakai. Kesesuaian itu juga terlihat pada elemen yang menyangkut pengorganisasian perusahaan. Meski demikian, setelah dikontraskan ada perbedaan yang terlihat pada output (performa) dua majalah ini.
Diketahui kemudian strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Tempo adalah bauran komunikasi pemasaran yang telah dilakukan secara terencana dan terpadu. Dalam program kerja itu jetas terjabar bentuk kegiatan, intensitas dan hasil akhir yang disasar. Hampir semua unsur strategi komunikasi pemasaran dilakukan oleh majalah Tempo. Adapun Gatra, terlihat kurang terencana dan terpadu dalam melakukan kegiatan komunikasi pemasaran. Intensitas pelaksanaan program komunikasi pemasaran yang dilakukan juga tak sebesar majalah Tempo. Dengan demikian ada kemungkinan pelaksanaan strategi komunikasi pemasaran yang sedikit berbeda itu pada akhimya akan mempengaruhi pula kinerja perusahaan.
Temuan ini akhirnya menjawab pertanyaan penelitian untuk mengetahui peran strategi komunikasi pemasaran dalam kesuksesan pemasaran perusahaan secara keseluruhan. Terbukti bahwa dengari strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan terpadu, terencana dengan baik akan memperbesar peluang suksesnya pemasaran. Tentu saja faktor-faktor lain di luarkomunikasi pemasaran seperti strategi produksi dan penetapan harga juga ikut menentukan hasil akhir (output)nya. Dengan demikian, disarankan agar perusahaan media massa umumnya untuk memberikan perhatian lebih pada strategi komunikasi pemasaran yang terpadu dan terencana dengan baik."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
T14303
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fitri Oktarini
"Darurat militer di Nanggroe Aceh Darussalam merupakan jalan terakhir yang ditempuh pemerintah Indonesia setelah Gerakan Aceh Merdeka menolak syarat yang diajukan pemerintah untuk kembali ke pangkuan bumi pertiwi. Kondisi Aceh pada saat menjelang pemberlakuan darurat militer menjadi semakin kritis. Hampir semua media massa mengulas masalah Aceh pada masa itu dan menempatkannya sebagai berita utama. Karen konflik, selalu memiliki nilai berita dan sangat menarik untuk diberitakan.
Koran Tempo adalah salah satu media cetak nasional yang pada masa pemberlakuan darurat militer selama Mei-November 2003, memberitakan dengan gencar. Bahkan menempatkannya dalam halaman khusus Perang Aceh. Penempatan berita, penggunaan kata-kata, ternyata mengandung motif tertentu. Motif idealisme dan motif ekonomi.
Untuk mengetahui bagaimana motif-motif tersebut mempengaruhi pemberitaan darurat militer di Aceh dalam Koran Tempo, penulis menggunakan analisis framing dalam menganalisa teks di Koran Tempo. Dalam perspektif komunikasi, analisis framing dipakai untuk menelaah Cara-cara atau ideologi media saat memproduksi berita. Analisi framing mencermati cara-cara media melakukan seleksi, penonjolan fakta ke dalam berita agar lebih bermakna, menarik, lebih berarti atau diingat untuk menggiring interpretasi pembaca sesuai perspektif media. Dengan kata lain, framing adalah pendekatan untuk mengetahui bagaimana perspektif atau cara pandang yang digunakan wartawan ketika menyeleksi dan menulis berita.
Menurut Norman Fairclough, menganalisa teks tidak bisa dilepaskan dari konteks produksi, serta latar sosial yang sedikit banyak berpengaruh pada pelaku pembuat teks. Salah satu metode penelitian yang memandang teks sebagai satu kesatuan dengan konteks dan latar sosialnya adalah Critical Discourse Analysis (CDA) Norman Fairclongh. Penulis membuktikan tujuan penelitian. CDA dilakukan dalam tiga tahap, yaitu (a) analisa teks, (b) analisa proses produksi, konsumsi dan distribusi teks, serta (c) analisa sosiokultural yang berkembang di sekitar wacana darurat militer.
Pada level teks, Koran Tempo mengenakan citra tertentu pada pihak yang terlibat dalam konflik di Aceh selama darurat militer berlangsung. Namun, setiap pemberitaannya, Koran Tempo tetap pada posisi berada di tengah dengan melengkapi narasumber dari berbagai pihak yang bertikai maupun terlibat.
Koran Tempo memilih kata-kata yang dipakai dengan dua faktor pendorong. Faktor ideologi dengan tujuan menyampaikan informasi yang sebenar-benarnya atau sesuai fakta di Aceh. Dan faktor ekonomi dengan tujuan meningkatkan oplah dan menarik pengiklan."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
T14261
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rina Setiyani
"Growth in palm plantation and industry sector should be followed by the increase of tax payment by taxpayers engaged in the sector. With reference to the statement made by the Directorate General of Taxes, Darmin Nasution in a national mass media, it is only 10 % from 600 taxpayers engaged in the palm plantation and industry sector who have reported their tax obligations correctly. Non-optimal fulfillment of tax obligations in the palm plantation and industry sector primarily attributed to legal and illegal efforts done by taxpayers in minimizing the tax obligations, among others, through tax avoidance and tax evasion. These practises in the palm plantation and industry sector is reported by Tempo Magazine, January 15-20, 2008 edition on tax evasion commited by Asian Agri through three ways, namely fictitious expenditure, fictitious hedging and transfer pricing. These research is aimed at identifying the taxpayers compliance in the palm plantation and indutry sector before and after the tax investigation is done against Asian Agri Group, the detterrent effect of the tax investigation against Asian Agri Group on the tax payers compliance in the palm plantation and industry sector, and the average performance of each regional office of Directorate General of Taxes especially palm plantation and industry sector since 2004 until 2007.
The research applies all population as the sample. The population of the research is taken with reference to the national taxpayers data which is classified by the regional office of the Directorate General of Taxe. The analyzed data includes two classifications of business which are dominant in the Asian Agri business group, namely 01134 (palm plantation) and 15141 (natural crude oil industry). The compliance indicator used is the amount of Income Tax Article 25 payment as from 2004 to 2007. The research applies the quantitative approach by using the statistical analysis through Wilcoxson test and F test (multivariate anova).
The result of the research indicate that there is a deterrent effect of tax investigation against Asian Agri Group on the improvement of the taxpayers compliance in the palm plantation and industry sector. The deterrent effect can be evidenced by the increase amount of the Income Tax Article 25 payment by taxpayers in the sector at all regional offices of Directorate General of Taxes. Despite of the increase amount of the Income Tax Article 25 payment at each regional office of Directorate General of Taxes, the general performance of each regional office is varied. It indicates that there is different impacts of the extra efforts for each regional office due to the enactment of some regulations following the tax investigation against Asian Agri Group. Based on the results of the research as above indicated, tax investigation has proved to be one of the effective way in improving law enforcement in tax sector, to help secure the state revenue as well as create deterrent efect to others taxpayers of the same kind. The quality of the tax investigation needs to be improved and the objective of the punishment in tax needs to be clarified, so the criteria of tax crime investigation and punishment can be disseminated an therefore the legal certainty can be upheld. In addition, the Directorate General of Taxes is deemed necessary to establish a uniform socialization pattern on each tax regulation which is issued at each work unit of the Directorate General of Taxes, so the distribution of tax revenue for each business sector can be optimized and the assesment process of each work unit of Directorate General of Taxes can be directed to the achievement of each work unit in collecting and securing the state revenue. It is expected that subsequent researches will discuss the deterrent effect aspects with regard to the tax investigation in more comprehensive way based on different point of view, so the ideal format and system of tax investigation can be corrected from time to time on a sustainable basis."
Depok: Universitas Indonesia, 2008
T24548
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Kurniawati
"Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan menjelaskan seberapa besar pengaruh dinamika politik di suatu negara (dalam hal ini negara Indonesia), terhadap kiprah sebuah majalah berita mingguan Tempo. Kemudian ingin melihat apa saja yang telah dilakukan Tempo dalam kiprahnya di tahun 1971-1982, Dari sini diharapkan dapat memberikan suatu gambaran tentang kiprah Tempo pada tahun 1971-1982 di balik pembredelan pers masa orde baru. Sehingga dapat menambah khazanah pengetahuan tentang masalah pembredelan pers pada periode tersebut.
Metode penelitian yang digunakan di sini adalah metode sejarah yang sangat membantu penulis dalam memilah sumber data, menganalisa dan menuliskannya dalam bentuk kisah sejarah pembredelan pers dan keberadaan Tempo di balik pembredelan massal 1974 dan 1978; pada kurun waktu 1971 / awal berdirinya Tempo sampai 1982 di mana Tempo pertama kali mengalami pembredelan untuk sementara waktu.
Sebagai salah satu bagian dari langkah metode sejarah, dalam skripsi ini digunakan metode penulisan deskriptif analitis, yaitu berusaha untuk memberikan gambaran dan uraian yang ditindaklanjuti dengan analisa. Untuk membantu ketajaman analisa, maka pendekatan komunikasi dan politik sangat membantu penulis dalam menganalisa hubungan timbal balik antara pers (media cetak : koran dan majalah) dengan pemerintah ataupun masyarakat pada umumnya, dan memahami pengaruh dinamika politik pada masa orde baru terhadap pers."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1997
S12258
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mohammad Aries
"Evaluasi Daftar Tajuk Subyek TEMPO sebagai pedoman pengindeksan artikel/berita majalah TEMPO dilakukan pada bulan Februari dan Maret 1967. Tujuannya untuk mengetahui daya guna Daftar Tajuk Subyek TEMPO diukur dari keberhasilan pengindeks dalam menentukan istilah-istilah sebagai titik carian. Penelitian dilakukan dengan mengevaluasi istilah yang dipilih oleh delapan pengindeks dari empat artikel/berita majalah TEMPO 27 Oktober 1986. Cara pengambilan sampel dan tabulasi istilah dijelaskan.
Hasi1 evaluasi menunjukkan bahwa, rata-rata persentase ketaatasasan istilah sebesar 35,6%, di bawah 50% Sedangkan rata-rata persentase ketuntasan istilah sebesar 79%. Faktor-faktor yang mempengaruhinya, antara lain faktor pengindeks dan isi Daftar Tajuk Subyek. Dan segi praktis Daftar Tajuk Subyek TEMPO telah berfungsi dengan baik, tapi Untuk meningkatkan daya gunanya perlu diperhatikan usaha-usaha, antara lain (1) meninjau kembali istilah yang diqunakan sebagai tajuk mengenai sinonim, homonim, polisemi, acuan dan sebagainya. (2) Menyempurnakan kembali Pedoman Kerja Pengindeksan."
1987
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Felinda Stefika
"Penelitian ini berusaha melihat pengaruh tempo musik dan jenis kelamin penumpang terhadap perilaku mengebut pada pengemudi kendaraan pribadi berusia muda. Partisipan terdiri atas 60 orang pengemudi laki-laki berusia 18 sampai 35 tahun, Penelitian ini merupakan penelitian laboratorium eksperimental dengan desain penelitian between subject yaitu desain faktorial dengan variasi 2x2. Instrumen penelitian ini adalah permainan simulasi mengemudi yang menggunakan Playstation2. Kecepatan mengemudi diukur dengan speedometer yang terdapat pada layar televisi ketika responden sedang mengemudi selama penelitian berlangsung.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tempo musik berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku mengebut pada pengemudi kendaraan pribadi berusia muda (p < 0.05). Namun jenis kelamin penumpang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku mengebut (p > 0.05). Selain itu, ditemukan pula bahwa tempo musik tidak berinteraksi secara signifikan dengan jenis kelamin penumpang dalam mempengaruhi perilaku mengebut pada pengemudi kendaraan pribadi berusia muda (p > 0.05).

This experiment wants to see the impact of the tempo of the music and the sex of passenger to speeding behavior on young private driver. Participants consist of 60 male drivers whose age is 18 until 35 years old. This experiment is a laboratory experimental which use between subject design, the 2x2 factorial design. More, the instrument of this experiment is driving simulation game which uses Playstation2. The speeding is valued by speedometer which can be seen at the monitor of the television when respondents are driving while the experiment is going on.
As the result, tempo music have a significant effect to speeding behavior by young private driver. But, sex of passenger have no significant effect to speeding behavior. On the other hand, there is also been found that tempo of music is not interacting significantly with the sex of passenger in influencing speeding behavior on young private driver.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2010
S3639
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nurhasanah
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara likuiditas dan harga sukuk di pasar sekunder serta faktor-faktor yang mempengaruhi keduanya. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan Bloomberg. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 seri Surat Berharga Syariah Negaral dengan jumlah populasi data sebanyak 829. Periode penelitian sejak Januari 2009 sampai dengan Desember 2010. Penelitian ini menggunakan metode granger causality dan analisa regresi berganda untuk melihat bagaimana hubungan keduanya dan faktor-faktor yang mempengaruhi likuiditas dan harga.
Hasil penelitian ini menyimpulkan tidak terdapat hubungan antara likuiditas dan harga sukuk baik searah maupun dua arah. Untuk faktor-faktor yang mempengaruhi likuiditas disimpulkan bahwa variabel frekuensi berpengaruh positif signifikan terhadap likuiditas dan bid ask spread memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap likuiditas. Sedangkan untuk faktor-faktor yang mempengaruhi harga menunjukkan korelasi antara variabel likuiditas dan harga(return) relatif lemah, dengan bentuk hubungan negatif, artinya semakin tinggi return sukuk akan semakin rendah likuiditas sukuk. Variabel kupon dan jatuh tempo memiliki pengaruh positif signifikan terhadap return, artinya semakin tinggi kupon dan semakin jauh jatuh tempo sukuk maka semakin tinggi return yang diperoleh investor sukuk. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk membeli sukuk dengan kupon yang tinggi, sehingga mendapatkan return yang tinggi pula.

The aim of this study was look into the relationship between liquidity and sukuk prices at secondary markets and factors influencing them. The study used secondary data collected from the Indonesian Stock Exchange (IDX) and Bloomberg consisting of 829 examples. The study was conducted from January 2009 until December 2010. In order to see whether there was relationship between the two variables and factors influencing the liquidity and prices, granger casualty method and multiple regression analysis were used.
The results of the study revealed that there was no relationship between the liquidity and sukuk prices either in one-way- process or in a two-way-process. It could be concluded that frequency variable gave significant positive influence on the liquidity, and bid ask spread gave significant negative influence on the liquidity. Meanwhile, the factors influencing the prices showed that there was a correlation between liquidity variable and relative weak prices (return) in the form of negative relationship. This means that the higher the sukuk prices (return), the lower the sukuk liquidity will be. Coupon variable and due date gave significant positive influence on return, meaning that the higher the coupon is and the longer the due date of sukuk is, the higher the return obtained by sukuk investor will be. Based on the results of this study, it is suggested buying sukuk with higher coupon in order to get higher return.
"
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2011
T29900
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Hafsah Chairunnisa
"Akses terhadap informasi dan kajian tentang kesehatan mental masih terbilang terbatas di Indonesia. Hal ini karena masih adanya stigma buruk terkait kesehatan mental dan diskriminasi pada orang-orang yang memiliki gangguan jiwa atau masalah mental. Stigma negatif yang muncul di masyarakat mengenai gangguan jiwa disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang gangguan mental, Hal ini juga mempengaruhi tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap isu kesehatan mental di Indonesia. Selain itu layanan edukasi langsung lewat psikolog ataupun psikiatri juga masih sangat kurang dan masih sangat terbatas.
Akses edukasi ini dapat disebarkan lebih mudah melalui platform video online, hal ini karena peningkatan penggunaan media sosial mencapai 10% di setiap tahunnya dan kini sudah mencapai 58,4% dari total penduduk dunia bahkan pada tahun 2022 sudah mendekati angka 60%. Dapat dikatakan media sosial sudah menjadi bagian hidup dari semua yang memiliki gawai dan memiliki akses internet. Salah satu media sosial yang hampir dimiliki tiap orang adalah YouTube yang merupakan platform tempat menonton atau streaming video secara online.
Hal ini tentu saja menunjukkan bahwa YouTube sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia dan sudah menjadi sumber video yang sangat mudah diakses dan digunakan selama kita memiliki perangkat yang mendukung dan juga jangkauan internet, banyak dari media-media cetak yang juga sudah beralih kepada media online dan juga menyebarkan berita-berita informatif melalui Youtube, salah satunya adalah Tempo yang memiliki kanal Youtube pendukung konten bersifat video. Tempo mengamati bahwa gaya hidup konsumen sudah mengarah pada gaya hidup digital. Oleh karena itu Tempo memantapkan strategi memasuki bisnis media digital, yang landasannya telah diimplementasikan sejak 2016 (Laporan Tahunan Tempo.id, 2017).
dikarenakan hal ini, penulis akan membuat proyek karya akhir tentang pembuatan program berbasis edukasi mental pada kanal Youtube Tempo.

Access to information and studies on mental health is still relatively limited in Indonesia. This is because there is still a bad stigma related to mental health and discrimination against people who have mental disorders or mental problems. The negative stigma that arises in society regarding mental disorders is caused by a lack of knowledge about mental disorders. This also affects the level of public awareness and knowledge of mental health issues in Indonesia. In addition, direct educational services through psychologists or psychiatrists are still lacking and very limited.
This access to education can be disseminated more easily through online video platforms, this is because the increase in social media use has reached 10% annually and has now reached 58.4% of the total world population and even in 2022 it will be close to 60%. It can be said that social media has become a part of life for all who have gadgets and have internet access. One of the social media that almost everyone has is YouTube, which is a platform for watching or streaming videos online.
This of course shows that YouTube has become a part of human life and has become a video source that is very easy to access and use as long as we have devices that support it and also internet coverage, many of the print media have also switched to online media and also spreading informative news via Youtube, one of which is Tempo which has a Youtube channel that supports video content. Tempo observes that consumers' lifestyles have led to digital lifestyles. Therefore, Tempo has established a strategy to enter the digital media business, which has been implemented since 2016 (Tempo.id Annual Report, 2017).
because of this, the author will make a final work project about making mental education-based programs on the Tempo Youtube channel.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2022
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Tri Yaniarrinita
"Penelitian mengenai pelestarian koleksi foto telah dilakukan di TEMPO, sebuah media massa cetak di Indonesia dan di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang merupakan lembaga kearsipan nasional Indonesia, pada bulan Juli dan Agustus 2003 serta Januari 2004. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran foto yang dikoleksi Media Massa Cetak TEMPO dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai salah satu sumber informasi yang berguna baik bagi masyarakat umum maupun institusi itu sendiri, sehingga kelestarian bentuk fisik maupun informasi yang terkandung di dalamnya harus diupayakan agar tetap terpelihara dan terlindungi. Oleh karena itu masalah pelestarian koleksi foto di TEMPO maupun ANRI merupakan masalah utama yang akan dibahas di dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk medapatkan gambaran pelestarian koleksi foto yang bersifat preventif di TEMPO dan ANRI, yaitu kegiatan pemeliharaan dan perlindungan koleksi foto dari faktor-faktor penyebab kerusakan koleksi. Gambaran tersebut mencakup kendala-kendala yang dihadapi kedua institusi tersebut dalam upaya pemeliharaan dan perlindungan koleksi fotonya, hubungan persamaan dan perbedaan di antara keduanya, dan upaya pemeliharaan dan perlindungan koleksi foto yang sesuai dengan kaidah pelestarian koleksi foto dan keadaan di kedua tempat penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pimpinan Dokumentasi Multimedia TEMPO dan pimpinan Seksi Penyimpanan Gambar Statik ANRI sebagai key informant, yaitu selaku pihak yang paling banyak mengetahui tentang koleksi foto di TEMPO dan ANRI. Data yang dikumpulkan untuk penelitian ini sebagian besar bersifat kualitatif. Sebagai pelengkap sekaligus pembanding, digunakan juga data yang dikumpulkan melalui cara observasi dan studi kepustakaan. Teknik pencatatan data, analisis data dan penafsiran data dijelaskan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masalah pelestarian koleksi foto di TEMPO, tidak menjadi fokus utama di dalam tujuan Dokumentasi Multimedia TEMPO. Namun kelestarian koleksi foto tetap menjadi perhatian Dokumentasi Multimedia TEMPO dan digitalisasi koleksi negatif dan slide dilakukan untuk melestarikan informasi visual foto. Kendala yang dihadapi yaitu pemeliharaan informasi digital serta penambahan fasilitas penyimpanan untuk koleksi negatif dan slide di masa depan.. Sedangkan ANRI lebih menekankan pelestarian bentuk fisik arsip untuk jangka panjang. Sebagai lembaga kearsipan nasional yang berkewajiban melestarikan arsip-arsip yang dikoleksinya, ANRI mempunyai beberapa kekurangan dan kendala yang harus segera diatasi. Kendala yang dihadapinya sebagian besar bersifat manajerial. Dengan demikian upaya pemeliharaan dan perlindungan koleksi foto di ANRI maupun di TEMPO tentunya tidak sama karena adanya perbedaan sifat, tujuan, dan fungsi di kedua institusi tersebut. Namun keduanya sama-sama berupaya memelihara dan melindungi koleksi foto agar informasi yang terkandung di dalamnya dapat tetap bertahan dan terus digunakan."
Depok: Universitas Indonesia, 2004
S15345
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ahmad Luthfi Fitris
"Fluida panas bumi dari pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) selalu disertai oleh gas yang tidak dapat dikondensasikan/Noncondensable gas (NCG). Gas-gas ini meningkatkan tekanan kondensor, berkontribusi terhadap backpressure pada turbin, dan mengurangi produksi daya pembangkit. Untuk menghilangkan NCG dari kondenser, PLTP membutuhkan utilisasi dan optimisasi Gas Removal System (GRS). PT. X menggunakan sistem dual ejector (SJE) untuk gas removal system (GRS). Karena berbagai kondisi uap, banyak motive steam yang digunakan dan tekanan kondenser meningkat. Hal ini menyebabkan penuruan produksi daya. Namun, pembangkit PT. X memiliki liquid ring vacuum pump (LRVP) yang dapat digunakan dengan dual ejector sebagai sistem hibrida (hybrid system). Pembahasan ini bertujuan untuk optimisasi GRS dengan tujuan peningkatan produksi listrik dan didasarkan pada analisis termodinamika dan Cycle Tempo 5.0.
Hasil menunjukkan bahwa hybrid system memiliki kinerja yang lebih tinggi daripada sistem dual ejector. Dengan mempertahankan tekanan kondenser yang sama pada 0,08 bar, PLTP dengan sistem dual ejector menghasilkan daya bersih sebesar 42,9 MW sedangkan PLTP dengan hyrbid system menghasilkan daya bersih sebesar 44,5 MW. Kesimpulannya, analisis termodinamika menunjukkan bahwa hybrid system lebih cocok untuk digunakan di PT. X demi peningkatan produksi daya.

Geothermal fluids of geothermal power plants (GPP) are always accompanied by non-condensable gases (NCG). These gases do not condense inside the condenser which will increase the condenser pressure, contribute to backpressure on the turbine, and thereby decreasing the power generation of the plant. In order to remove these NCG from the condenser, GPP would need to utilize and optimize Gas Removal System (GRS). Currently PT. X utilizes a dual ejector gas removal system (GRS). Due to various steam conditions, more motive steam is needed and the condensers pressure rises up. These problems will eventually lead to lower power production. However, the GPP possesses a liquid ring vacuum pump on standby which could be utilized with the ejector as a hybrid system. This study aims to optimize the gas removal system for an improved GPPs overall power production that is based on thermodynamic analysis and uses Cycle Tempo 5.0 for modeling and simulation.
The result shows that hybrid system has higher performance than the dual ejector system. By maintaining the same condenser pressure at 0.08 bar, the GPP with dual ejector system produces nett power of 42.9 MW while the GPP with hybrid system produces nett power of 44.5 MW. In conclusion, the thermodynamic analysis justifies that hybrid gas removal system is more suitable to be utilized in PT. X in order to gain higher power producion.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5   >>