Ditemukan 83 dokumen yang sesuai dengan query
Dedi Kurnia
"
ABSTRAKPenulisan skripsi ini berdasarkan penelitian kepustakaan. Metode pendekatan yang cliqunakan adalah metode instrinsik dan ekstrinsik. Sete1ah bab Pendahuluan berturut-turut dipaparkan konstelasi sosial politik yang melatarbelakangi roman diikuti oleh pembahasan atas tokoh-tokoh dalam roman. Selanjutnya dipaparkan pembentukan kepribadian tokoh utama dilanjutkan dengan pembahasan tentang dialektika antara kenyataan dan satire dalam penyajian kepribadian tokoh utama diakhiri dengan kesimpulan.
Roman Der Untertan dalam bentuknya sebagai satire ternyata mengandung makna yang dalam tentang kepribadian manusia. Melalui skripsi ini saya bertujuan memberikan cerminan, sekaligus mengajak pembaca untuk senantiasa mengoreksi kepribadian diri sendiri.
"
1990
S14616
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Manurung, Dormian
"Dialog adalah fundamen dasar terpenting yang secara lahiriah membdakan drama dan jenis karya sastra lainnya, yang tanpa kehadirannya sebuah karya sastra tidak dapat digolongkan sebagai sebuah drama. Dialog di dalam sebuah drama adalah giliran berbicara dari dua orang tokoh atau lebih lebih yang herfungsi sebagai penggerak peristiwa-peristiwa penting dalam perkembangan alur cerita drama tersebut Menurut Karl Beilhardt dalam hukunya Formen des Gespraichs im Drama, bentuk-bentuk dialog drama ada tujuh yaitu, Verhiirgesprache, Interview-Gesprache, Enthullungsgesprache, Zerstreute and zerfallene Gesprache, Entscheidungsgesprache, Einschuchterungsgesprache, dan Diskurs-Gesprache. Dengan menganalisis hentuk-hentuk dialog di dalam suatu drama, kita dapat menganalisis drama itu secara keseluruhan: pcnokohan, perkembangan alur, dan struktur drama tersebut"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1993
S14793
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Iriani Purnawati
"Penulisan Skripsi ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa kebebasan mutlak tidak akan pernah ada apabila seorang pribadi adalah merupakan bagian dari masyarakat, karena individu tersebut harus tunduk pada aturan-aturan yang ada dalam masyarakat. Aturan atau norma dalam masyarakat ini dimaksudkan untuk menjaga agar anggota-anggota masyarakat hidup tertib dan damai dan tidak saling merugikan antara satu dengan yang lainnya. Penelitian yang dipakai adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan ekstrinsik. Tokoh utama adalah merupakan pembawa misi pengarang, yaitu ingin menerapkan kebebasan menurut kehendaknya sendiri. Menuruti kehendak hawa nafsu dalam melakukan sesuatu merupakan ekspresi kebebasan yang diinginkan oleh tokoh utama. Akan tetapi tindakan sewenang-wenang yang membabi buta ini pada akhirnya harus berhenti ketika berhadapan dengan peraturan. Kegagalan tokoh utama ini merupakan cerminan dari ketidak berdayaan para pengarang dalam menentang peraturan-peraturan negara yang dirasa sangat membatasi kebebasan mereka."
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1988
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Jenny Juniarti Rahayu
"Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana aspek penokohan digunakan pengarang untuk menggambarkan situasi Republik Demokrasi Jerman pada tahun enam puluhan. Saya akan menguraikan analisa terhadap tokoh-tokoh utama dan tokoh bawahan dalam roman ini. Metode penelitian yang digunakan dalam pembahasan ini adalah berdasarkan penelitian kepustakaan. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan intrinsik dan ekstrinsik."
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1988
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Silvester Sila Wedjo
"Patriotisme adalah perasaan cinta terhadap tanah air yang diidealisasikan dalam bentuk kesediaan secara sukarela untuk mengabdi dan mengorbankan diri. Dengan beberapa jargon seperti Kehormatan. Gugur demi tanah air, Gugur di altar tanah air membuat rakyat menjadi tidak kritis untuk membedakan, mina yang benar dan niana yang tidak benar. Patriotisme ini sering membuat rakyat tidak mengetahui bahwa mereka telah dimanfaatkan oleh negara untuk kekuasaan. Kenyataan inilah yang ingin dibahas dalan skripsi ini. Kata-kata dan jargon-jargon yang digunakan dalam dua cerita pendek ini akan dianalisis dalam skripsi ini dengan bantuan latar belakang sosial historis Jerman. Dalam skripsi ini ditunjukkan pula peranan dan pengaruh dari pilihan kata yang digunakan dalam dua cerita pendek ini. Sumber data skripsi ini diambil dari dua cerita pendek karya Leonhard Frank yang berjudul Der Vater dan Die Kriegswitwe yang pada tahun 1919 kemudian dibukukan dalam sebuah roman yang berjudul Der Mensch ist gut. Kesimpulan dari skripsi ini menunjukkan bahwa kadang-kadang semangat patriotisme digunakan ke arah yang salah dan untuk ambisi kekuasaan negara saja. Dengan beberapa jargon yang rnembangkitkan semangat cinta tanah air membuat rakyat menjadi tidak kritis. Karena semangat patriotisme rakyat membunuh yang lain sebelum mereka sendiri terbunuh tanpa mereka mengerti untuk apa mereka melakukan semua itu. Dengan dua cerita pendek ini Leonhard Frank ingin mengkritik rakyat Jerman untuk tetap berpikir kritis dengan sesuatu yang berhubungan dengan patriotisme."
2000
S14804
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Nadya Rahmawati
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
S27877
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Maerlant, Jacob van
Amsterdam: Querido, 1989
BLD 839.31 MAE b
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Den Haag Wolters 1925
839.31 Spy ze
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Wals, Laurens van der
's-Gravenhage: Nijgh & Van Ditmar, [Date of publication not identified]
BLD 839.360 8 APO
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Fresco, Marcel Franz
Amsterdam Adolf M, Hakkert 1971
839.36 Der zf
Buku Teks Universitas Indonesia Library