Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 215 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"Jilid ketiga dari seri empat jilid Serat Gandakusuma SJ. 196-199. Keterangan selanjutnya lihat deskripsi naskah SJ.196. Daftar pupuh: (1) pangkur; (2) durma; (3) asmarandana; (4) pangkur; (5) dhandhanggula; (6) gambuh; (7) mijil; (8) sinom; (9) kinanthi; (10) maskumambang; (11) asmarandana; (12) dhandhanggula; (13) sinom; (14) kinanthi; (15) pangkur."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
SJ.198-NR 331
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Jilid terakhir dari seri empat jilid Serat Gandakusuma SJ. 196-199. Keterangan selanjutnya lihat deskripsi naskah SJ.196. Daftar pupuh: (1) dhandhanggula; (2) mijil; (3) sinom; (4) asmarandana; (5) dhandhanggula; (6) sinom; (7) megatruh; (8) kinanthi; (9) mijil; (10) pangkur; (11) asmarandana; (12) pangkur; (13) gambuh; (14) durma; (15) pangkur; (16) dhandhanggula."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
SJ.199-NR 332
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini berisi kumpulan lakon wayang purwa seperti: lampahan Arjuna wiwaha; serat Rama; Begawan Wisrawa; Sang Kumbakarna. Pada akhir teks terdapat silsilah Sri Susushunan Paku Buwana X yang merupakan keturunan ke-13 Prabu Brawijaya ditulis dengan huruf latin."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
WY.13-KS 56
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Jilid pertama dari set empat naskah ringkasan Pakem Langendriyan (FSUI/CW.4a-d), berisi ringkasan isi teks tersebut, serta cuplikan gatra awal setiap pupuhnya. Tentang Langendriyan pada umumnya lihat Pigeaud 1967:251-252. Serat Langendriyan yang diringkas di sini disusun atas perintah K.G.P.A. Mangkubumi di Surakarta, kemungkinan sekitar akhir abad 19. Ringkasan diterbitkan oleh Bale Poestaka pada tahun 1932, berciri serie no. 821. Naskah ini merupakan ringkasan dari edisi cetak. Bandingkan FSUI/ST.7-12 untuk naskah asli yang menjadi babon edisi Bale Poestaka."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CW.4a-A 32.04b
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Jilid kedua dari set empat naskah ringkasan Pakem Langendriyan (FSUI/CW.4a-d), berisi ringkasan isi teks tersebut, serta cuplikan gatra awal setiap pupuhnya. Tentang Langendriyan pada umumnya lihat Pigeaud 1967:251-252. Lihat deskripsi naskah FSUI/CW.4a untuk keterangan selanjutnya."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CW.4b-A 32.04c
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Jilid ketiga dari set empat naskah ringkasan Pakem Langendriyan (FSUI/CW.4a-d), berisi ringkasan isi teks tersebut, serta cuplikan gatra awal setiap pupuhnya. Tentang Langendriyan pada umumnya lihat Pigeaud 1967:251-252. Lihat deskripsi naskah FSUI/CW.4a untuk keterangan selanjutnya."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CW.4c-A 32.04a
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini merupakan tembusan karbon dari FSUI/CW.4c, berisi ringkasan Pakem Langendriyan (FSUI/CW.4a-d), berisi sari isi teks tersebut, serta cuplikan gatra awal setiap pupuhnya. Tentang Langendriyan pada umumnya lihat Pigeaud 1967:251-252. Lihat deskripsi naskah FSUI/CW.4a untuk keterangan selanjutnya. Naskah tidak dimikrofilm."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CW.4d-A 32.04d
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Serat Purwa Kalimataya ini menceritakan siklus wayang purwa yang diawali dengan kisah raja para Pandhawa di negara Amarta, Prabu Yudhisthira dan seluruh saudaranya, setelah usai perang Baratayudha dan naik tahta di negara Astina, lalu Begawan Abiyasa muksa dan Parikesit bertahta sebagai raja di Astina. Kemudian menceritakan Pandhawa muksa beserta seluruh saudaranya. Setelah itu kemudian Prabu Parikesit pergi menuju Pagrogolan dan setelah meninggalkan Pagrogolan itu kemudian meruwat para dewa yang kesemuanya telah berubah wujud. Teks ini dinyatakan ditulis oleh Mangkunagara IV, di Surakarta, pada bulan Rejeb, Alip 1787 (Maret 1859). Serat Kalimataya ini merupakan versi yang berbeda sama sekali dengan edisi cetak (Surakarta: Rusche, 1903, 1908, dua jilid). Ringkasan dan daftar pupuh edisi tersebut lihat Pratelan 11:255-272. Naskah ini terdapat sandiasma pada bait pertama, berbunyi Raden Mas Panji Yasakusuma. Rasanya ada hubungan erat antara teks ini dengan Serat Karimataya SMP/MN.130 (keduanya identik?), yang oleh Florida (1981) dinyatakan saduran Pustakaraja Purwa untuk tahun Surya 733-750, gubahan R.M. Panji Yasakusuma, putra Ranggawarsita. Bandingkan MSB/SW.8 dan SW.9, yang kemungkinan berisi teks yang seversi. Adapun teks ini terdiri atas 59 pupuh, sebagai berikut: (1) dhandhanggula; (2) sinom; (3) pangkur; (4) mijil; (5) kinanthi; (6) asmarandana; (7) mijil; (8) kinanthi; (9) sinom; (10) dhandhanggula; (11) pucung; (12) durma; (13) pangkur; (14) maskumambang; (15) kinanthi; (16) mijil; (17) asmarandana; (18) sinom; (19) dhandhanggula; (20) pangkur; (21) durma; (22) asmarandana; (23) asmarandana; (24) gambuh; (25) mijil; (26) dhandhanggula; (27) kinanthi; (28) sinom; (29) duduk; (30) dhandhanggula; (31) asmarandana; (32) pangkur; (33) kinanthi; (34) sinom; (35) asmarandana; (36) girisa; (37) maskumambang; (38) kinanthi; (39) sinom; (40) durma; (41) gambuh; (42) pangkur; (43) sinom; (44) durma; (46) pangkur; (47) durma; (48) dhandhanggula; (49) pangkur; (50) sinom; (51) asmarandana; (52) kinanthi; (53) mijil; (54) pucung; (55) mijil; (56) kinanthi; (57) asmarandana; (58) sinom; (59) dhandhanggula. Naskah ini didapatkan oleh Pigeaud dari Kiliaan Charpentier pada bulan Juli 1927 dengan disertai ikhtisar isi naskah tersebut."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CW.7-NR 22
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah terdiri dari beberapa teks, yaitu : (1) Teks berisi kisah Jaka Bodho dan Jaka Sabar, terdiri atas 26 pupuh. Naskah bagian ini mulai ditulis (disalin?) oleh Babah Ga Hyan Sin dari kampung Ngadiwinatan, Yogyakarta pada hari Selasa Wage, 12 Sura, Jimawal 1829 (22Mei 1899). (2) Teks berisi kisah tiga santri. Di dalamnya terdapat ajaran-ajaran, terdiri atas 14 pupuh. Naskah bagian ini juga disalin oleh Babah Ga Hyan Sinompada tanggal 6 Sapar, Jimawal 1829 (16 Juni 1899). (3) Serat Parta Yagnya, berisi bagian Parta Krama sampai dengan Sembadra Larung. Lihat Behrend 1990:180-181 tentang karya R.Ng. Sindusastra ini. Teks dalam naskah ini terdiri atas 125 pupuh. Di antaranya, pupuh 34-43 sama dengan Parta Krama edisi Rusche (Surakarta, 1875, 1876, dua jilid), jilid II, pupuh 16-25 (tamat), sedangkan pupuh 45-109 sama dengan Srikan-dhi Maguru Manah edisi Rusche (Surakarta, 1874, dua jilid). (4) Teks terakhir berisi kisah Babad Nitik Sultan Agungan. Di dalam teks ini terdapat kisah perkawinan Sultan Agung dengan Nyai Rara Kidul dan pertemuan beliau dengan Sultan Kali. Terdiri atas 33 pupuh. Menurut keterangan pada sobekan kertas kecil yang ada di dalam naskah ini, teks bagian ini disalin pada bulan Dulkhijah, Jimawal [seharusnya Be] 1784 (Agustus 1856). (Kemungkinan ada kesalahan dalam penulisan angka tahun?). Naskah ini semula dimiliki oleh R. Gandasutarya tetapi kemudian dibeli oleh Pigeaud pada bulan Agustus 1939 di Yogyakarta. Daftar pupuh Serat Jaka Bodho - Jaka Sabar (1) dhandhanggula; (2) asmarandana; (3) sinom; (4) kinanthi; (5) mijil; (6) pangkur; (7) megatruh; (8) pucung; (9) maskumambang; (10) dhandhanggula; (11) kinanthi; (12) pangkur; (13) durma; (14) megatruh; (15) asmarandana; (16) maskumambang; (17) gambuh; (18) kinanthi; (19) pucung; (20) dhandhanggula; (21) durma; (22) sinom; (23) kinanthi; (24) asmarandana; (25) pucung; (26) pangkur. Daftar pupuh Kisah Tiga Santri: (1) mijil; (2) dhandhanggula; (3) sinom; (4) pangkur; (5) asmarandana; (6) kinanthi; (7) gambuh; (8) pangkur; (9) durma; (10) mijil; (11) dhandhanggula; (12) kinanthi; (13) asmarandana; (14) dhandhanggula. Daftar pupuh Serat Parta Krama sampai dengan Sembadra Larung: (l) asmarandana; (2) sinom; (3) mijil; (4) kinanthi; (5) asmarandana; (6) sinom; (7) kinanthi; (8) megatruh; (9) mijil; (10) asmarandana; (11) dhandhanggula; (12) asmarandana; (13) kinanthi; (14) sinom; (15) pangkur; (16) asmarandana; (17) dhandhanggula; (18) sinom; (19) asmarandana; (20) pangkur; (21) dhandhanggula; (22) pangkur; (23) durma; (24) asmarandana; (25) pangkur; (26) kinanthi; (27) sinom; (28) dhandhanggula; (29) gambuh; (30) sinom; (31) pangkur; (32) asmarandana; (33) kinanthi; (34) mijil; (35) sinom; (36) dhandhanggula; (37) asmarandana; (38) pangkur; (39) durma; (40) dhandhanggula; (41) mijil; (42) asmarandana; (43) durma; (44) dhandhanggula; (45) asmarandana; (46) mijil; (47) asmarandana; (48) sinom; (49) dhandhanggula; (50) mijil; (51) dhandhanggula; (52) asmarandana; (53) pangkur; (54) sinom; (55) kinanthi; (56) asmarandana; (57) pangkur; (58) durma; (59) dhandhanggula; (60) asmarandana; (61) kinanthi; (62) pangkur; (63) durma; (64) pangkur; (65) asmarandana; (66) durma; (67) pangkur; (68) durma; (69) asmarandana; (70) kinanthi; (71) sinom; (72) asmarandana; (73) sinom; (74) pucung; (75) kinanthi; (76) pangkur; (77) durma; (78) dhandhanggula; (79) sinom; (80) asmarandana; (81) pucung; (82) dhandhanggula; (83) pangkur; (84) durma; (85) pangkur; (86) durma; (87) asmarandana; (88) maskumambang; (89) durma; (90) pangkur; (91) asmarandana; (92) sinom; (93) kinanthi; (94) dhandhanggula; (95) pangkur; (96) dhandhanggula; (97) maskumambang; (98) asmarandana; (99) sinom; (100) durma; (101) asmarandana; (102) duduk; (103) kinanthi; (104) asmarandana; (105) pangkur; (106) sinom; (107) asmarandana; (108) dhandhanggula; (109) sinom; (110) dhandhanggula; (111) asmarandana; (112) megatruh; (113) asmarandana; (114) sinom; (115) kinanthi; (116) sinom; (117) durma; (118) asmarandana; (119) pangkur; (120) kinanthi; (121) sinom; (122) asmarandana; (123) durma; (124) pangkur; (125) kinanthi. Daftar pupuh Babad Nitik Sultan Agungan: (1) dhandhanggula; (2) sinom; (3) mijil; (4) megatruh; (5) asmarandana; (6) pangkur; (7) sinom; (8) pangkur; (9) dhandhanggula; (10) asmarandana; (11) dhandhanggula; (12) sinom; (13) asmarandana; (14) mijil; (15) sinom; (16) maskumambang; (17) sinom; (18) dhandhanggula; (19) pangkur; (20) girisa; (21) megatruh; (22) mijil; (23) sinom; (24) pangkur; (25) dhandhanggula; (26) sinom; (27) gambuh; (28) megatruh; (29) kinanthi; (30) durma; (31) kinanthi; (32) mijil; (33) asmarandana."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CW.15-NR 386
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Teks berisi kisah raja Astina bernama Prabu Yudayana (putra Parikesit) sampai wafatnya. Sang putra yang bernama Prabu Gendrayana menggantikan beliau bertahta di Astina. Prabu Gendrayana adalah raja Buda terakhir di Astina. Kisah dilanjutkan sampai dengan peperangan antara Prabu Gendrayana dan para raksasa. Teks ini ada kaitan dengan Pustakaraja Madya dan wayang madya Surakarta. Naskah dibeli oleh Pigeaud dari R. Tanaya pada bulan Agustus 1934 di Yogyakarta. Mandrasastra telah membuat ringkasan dari naskah ini. Ringkasan sebanyak 12 halaman tersebut dimikrofilm bersama naskah ini. Naskah tidak memuat nama pengarang maupun masa penulisannya. Tentang penyalinan naskah, berdasarkan kertas, penyunting menduga naskah disalin pada awal abad 20. Daftar pupuh: (1) sinom; (2) dhandhanggula; (3) sinom; (4) pangkur; (5) mijil; (6) gambuh; (7) sinom; (8) dhandhanggula; (9) asmarandana; (10) kinanthi; (11) sinom; (12) pucung; (13) asmarandana; (14) dhandhanggula; (15) durma; (16) sinom; (17) asmarandana; (18) kinanthi; (19) gambuh; (20) duduk; (21) asmarandana; (22) dhandhanggula; (23) asmarandana; (24) sinom; (25) durma; (26) asmarandana; (27) kinanthi; (28) pangkur."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CW.20-NR 268
Naskah  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>