Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 112 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"Naskah ini merupakan tembusan karbon dari FSUI/CP.79. Lihat deskripsi naskah tersebut untuk keterangan selanjutnya."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CP.79a-G 169b
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini terdiri dari tiga teks yang berbeda: Teks pertama menceritakan pengembaraan dan petualangan Raden Sejada mencari ilmu. Judulnya kurang jelas. Daftar pupuhnya sebagai berikut: (1) ?; (2) durma; (3) durma; (4) sinom; (5) durma; (6) dhandhanggula; (7) asmarandana; (8) sinom. Teks kedua mengisahkan episode pertempuran Raja Sasrabuwana. Judulnya kurang jelas. Daftar pupuhnya sebagai berikut: (l) durma; (2) pangkur; (3) durma; (4) asmarandana; (5) kinanthi. Teks ketiga adalah Makutharaja Rama, berisi cerita yang mengisahkan peperangan antara Prabu Rama, raja Ayodya yang mempunyai bala tentara kera, melawan Prabu Rahwana (Dasamuka), yang berbala pasukan raksasa, raja Alengka (Diraja). Peperangan tersebut timbul sebagai akibat Sita, isteri Rama diculik oleh Rahwana di tengah hutan Dandaka. Dalam peperangan itu bala tentara Alengka (Diraja) mengalami kekalahan besar, sedangkan Sita berhasil diboyong kembali ke Ayodya. Daftar pupuhnya sebagai berikut: (1) pangkur; (2) dhandhanggula; (3) sinom; (4) asmarandana; (5) kinanthi; (6) pangkur; (7) dhandhanggula; (8) pangkur; (9) sinom; (10) dhandhanggula; (11) asmarandana; (12) sinom; (13) dhandhanggula; (14) asmarandana; (15) sinom; (16) pangkur; (17) kinanthi; (18) dhandhanggula; (19) pangkur; (20) asmarandana; (21) dhandhanggula; (22) sinom; (23) pangkur; (24) durma; (25) asmarandana; (26) kinanthi; (27) dhandhanggula; (28) asmarandana; (29) pangkur; (30) sinom; (31) dhandhanggula; (32) asmarandana; (33) dhandhanggula; (34) pangkur; (35) sinom; (36) dhandhanggula; (37) sinom; (38) kinanthi; (39) durma; (40) dhandhanggula; (41) pangkur; (42) durma; (43) dhandhanggula; (44) sinom; (45) dhandhanggula; (46) pangkur; (47) dhandhanggula; (48) sinom; (49) pangkur; (50) asmarandana; (51) dhandhanggula; (52) pangkur; (53) asmarandana; (54) dhandhanggula; (55) pangkur; (56) asmarandana; (57) durma; (58) kinanthi; (59) sinom; (60) dhandhanggula; (61) asmarandana; (62) durma; (63) pangkur; (64) dhandhanggula; (65) sinom; (66) kinanthi; (67) dhandhanggula. Teks ini sangat berbeda dengan Makutharama (Partawigena) yang diuraikan dalam FSUI/CP.54. Naskah ini milik Wangsadikrama, desa Gathak Santren, Muntilan, Magelang, Kedhu, kemudian diperuntukkan bagi Asmareja. Di dalamnya terdapat sebuah lembaran kertas terlepas dari jilidan naskah, berisi surat catatan mengenai pemberian naskah ini dari R. Brata yang sedang mempunyai hajat mantu kepada 'tuannya', untuk meminta 'bayaran'. Si tuan yang dimaksud ialah Pigeaud, yang menerimanya pada tanggal 20 Desember 1930."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CP.80-NR 176
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah NR 256 telah hilang dari koleksi FSUI, namun ringkasan yang disusun oleh Mandrasastra pada tahun 1935 masih ada (27 hlm, aksara Latin), sehingga keterangan isinya masih ada. Naskah yang hilang berisikan teks Cariyosipun Tyo Jo berbentuk macapat, tersusun dalam 64 pupuh. Teks menceritakan seorang panglima nerang yang bernama Tyo Jo yang sangat haus akan kekuasaan, sehingga berusaha untuk menggulingkan pemerintahan Lao Pi yang bergabung dengan Lao Piya di negara King Ciu. Pada teks ini kebanyakan hanya menceritakan cara Tyo Jo membuat strategi untuk mengalahkan musuh, tetapi pada akhirnya Tyo Jo tidak berhasil mengalahkan Lao Pi. Pada naskah ini sendiri terdapat catatan judul Sarn Kok, yang keliru. Lihat FSUI/CT.3 untuk naskah lain Cariyos Tyo Jo, yang mungkin merupakan bagian teks yang mendahului FSUI/CT.16 ini."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CT.16-NR 256
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini tidak lengkap, bagian depan hilang dan penulisan belum selesai. Naskah hanya menceritakan seorang tokoh yang sangat sakti bernama Tiyo Gong Hien yang membalas dendam kepada pemerintahan Lam Tong Hien di negara Pan Lung, karena ayahnya yang bernama Tiyo Ji Sun menderita sakit karena ulah dari Lam Tong Hien yang mengadakan pemberontakan besar-besaran. Akhirnya Tiyo Gong Hien mengadakan perlawanan terhadap pemerintahan Lam Tong Hien, dan Tiyo Gong Hien menjadi buronan di Negara Pan Lung. Pada naskah ini penulisan teks belum selesai, cerita hanya berkisar pada perja-lanan Tiyo Gong Hien yang mengadakan perlawanan prajurit-prajurit negara Pan Lung, karena berkat kesaktian Tiyo Gong Hien maka pasukan pemerintahan Lam Tong Hien menderita kalah. Naskah ini tidak ada kolofon, sehingga kesulitan dalam menentukan kapan tarikh dan tempat penulisannya, tetapi pada h. 71, 98, 231, 258, 259 terdapat keterangan cap Toko 'Go Ping An' Srengat Blitar, dengan angka tahun 1896. Jadi dapat diduga naskah ini disalin oleh Go Ping An yang membuka toko buku di Srengat, Blitar yang ditulis pada tahun l896. Daftar pupuh: (1) dhandhanggula; (2) sinom; (3) kinanthi; (4) pucung; (5) pangkur; (6) durma; (7) megatruh; (8) dhandhanggula; (9) asmarandana; (10) sinom; (11) kinanthi; (12) megatruh; (13) asmarandana; (14) pangkur; (15) dhandhanggula; (16) pucung; (17) sinom; (18) asmarandana; (19) kinanthi; (20) mijil; (21) megatruh; (22) dhandhanggula; (23) pucung; (24) sinom; (25) pangkur; (26) megatruh; (27) asmarandana; (28) kinanthi; (29) sinom; (30) pucung; (31) dhandhanggula; (32) durma; (33) kinanthi; (34) asmarandana; (35) sinom; (36) pangkur; (37) durma; (38) dhandhanggula; (39) pucung; (40) asmarandana; (41) megatruh; (42) durma; (43) sinom; (44) dhandhanggula."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CT.17-CT 23
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Buku Menak Lakat adalah salah satu bagian dari rangkaian Serat Menak terbitan Bale Pustaka tahun 1937. Adapun ringkasan isinya: 1. Wong Agung dijadikan Senapati (hlm.3); 2. Kangjeng Nabi berangkat berperang di gunung Kut (hlm.8); 3. Prajurit Arab berperang melawan Prajurit Lakat (hlm.15); 4. Raja Lakat jatuh cinta pada boneka tiruan putri Medayin (hlm.24); 5. Kangjeng Nabi berperang (hlm.29); 6. Raja Lakat berperang (hlm.39); 7. Prajurit Lakat dikalahkan (hlm.48); 8. Wong Agung menerima surat tantangan (hlm.55); 9. Pasukan Arab berperang melawan tentara Lakat (hlm.61); 10. Wong Agung mencari Patih di Lakat (hlm.67); 11. Raja Lakat dibantu oleh raja Jenggi (hlm.74)."
Betawi Sentrem: Bale Pustaka, 1937
BKL.0654-CP 50
Buku Klasik  Universitas Indonesia Library
cover
"Buku Menak Lakat jilid II adalah salah satu bagian dari seri atau rangkaian Serat Menak terbitan Balai Pustaka tahun 1937. Adapun rangkaian isinya: 1. Lanjutan mengenai Raja Lakat yang dibantu oleh Raja Jenggi (hlm.3); 2. Prajurit Raja Jenggi berperang (hlm.5); 3. Raja Jenggi mengeluarkan kesaktiannya (hlm.18); 4. Wong Agung diajak berperang (hlm.23); 5. Kangjeng Nabi bersembunyi di dalam gua (hlm.27); 6. Kangjeng Nabi ditemukan oleh Jabarail (hlm.36); 7. Bagenda Ali menyusul ke medan perang (hlm.43); 7. Bardanas menceritakan kesaktian Bagenda Ali (hlm.51); 8. Raja Lakat diikat dengan Bagenda Ali (hlm.58); 9. Prajurit Lakat semua takluk (hlm.70); 10. Gunung Kut menjadi tempat penginapan Wong Agung (hlm.76)."
Betawi Sentrem: Bale Pustaka, 1937
BKL.0655-CP 51
Buku Klasik  Universitas Indonesia Library
cover
Raden Ngabehi Jasadipura I
"Buku Menak Demis ini adalah salinan dari naskah tulisan tangan koleksi KGB van K en W (Hs KBG 138 pupuh: 128?140). Buku Menak Demis adalah salah satu bagian dari rangkaian Serat Menak gubahan Jasadipura I terbitan Bale Pustaka tahun 1935. Adapun rangkaian isinya adalah: 1. Sang Amir hendak pulang ke Mekah. Di tengah jalan berkelahi melawan raksasa; 2. Dewi Kuraisin membantu perang; 3. Sang Amir bertemu raksasa wanita memanggul; 4. Sang Amir mendapat kuda tunggangan keturunan peri dan raksasa; 5. Prabu Umarmadi mengeluh kekurangan makanan; 6. Sang Amir bertemu dengan Prabu Umarmadi; 7. Umarmadi tidak mengenali Wong Agung; 8. Wong Agung bertemu dengan istrinya, Dewi Muninggar; 9. Prabu Nuriswan dan Prabu Jobin kalah perang; 10. Prabu Nuriswan mengungsi ke Demis; 11. Wong Agung mengirim surat tantangan kepada raja di Demis; 12. Para raja dipermainkan oleh Umarmaya; 13. Wong Agung dan Umarmaya mengalihkan perhatian menemui raja di Demis."
Betawi Sentrem: Bale Pustaka, 1934
BKL.0621-CP 17
Buku Klasik  Universitas Indonesia Library
cover
Gunning, J.G.H., 1856-1914, editor
"Buku ini berisi dua teks, yaitu 1. cerita panji kudawaneng pati gandrung angreni; 2. cerita panji klayan tanjung seta"
Leiden: E.J.Brill, 1896
BKL 0550-CP 57
Buku Klasik  Universitas Indonesia Library
cover
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
GS 29-CP.3
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini berisi saduran cerita wayang purwa dalam tembang macapat. Teks mengisahkan Prabu Ramawijaya yang bertahta di negeri Ngayodya, pernikahan Dewi Trijatha dengan Bambang Ekawarna sampai keturunan Prabu Ramawijaya yang menjelma kembali menjadi Sri Bathara Kresna di negeri Dwarawati. Naskah ini disalin untuk Pigeaud pada tahun 1928, dari babon yang tidak diketahui, namun diduga, naskah asli teks salinan ini berasal dari istana Mangkunagaran. Sedangkan mengenai pengarang tidak dikatakan dengan pasti (h.l). Ada dua eksemplar naskah ini pada FSUI (A 6.06a dan b)."
[Place of publication not identified]: [Publisher not identified], [Date of publication not identified]
CP.23-A 6.06a
Naskah  Universitas Indonesia Library
<<   5 6 7 8 9 10 11 12   >>