Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 67 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nur Sanny Rahmawati
"Makalah proyek akhir ini menganalisis faktor uraian tugas dan spesifikasi kemampuan yang mempengaruhi perilaku pencarian informasi ASN-PNS Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan jabatan fungsional analis kebijakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh dari uraian tugas dan spesifikasi kemampuan terhadap perilaku pencarian informasi analis kebijakan Kementerian PANRB. Metode penelitian ini adalah survei dengan menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data. Data penelitian dianalisis dengan PLS-SEM (Partial Least Square-Structural Equation Modelling). Jumlah responden adalah 118 analis kebijakan yang terdiri dari jenjang jabatan pertama, muda, dan madya. Hasil penelitian yang didapatkan faktor uraian tugas berpengaruh positif terhadap perilaku pencarian informasi analis kebijakan Kementerian PANRB, sedangkan spesifikasi kemampuan tidak berpengaruh positif terhadap perilaku pencarian informasi analis kebijakan Kementerian PANRB. Kesimpulan penelitian ini yaitu terbukti bahwa perilaku dari analis kebijakan yang berkaitan dengan pencarian informasi sangat dipengaruhi oleh uraian tugasnya, sedangkan spesifikasi kemampuan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pencarian informasi analis kebijakan. Penelitian ini menyarankan adanya dukungan dari unit kerja pengelola informasi seperti perpustakaan di instansi tersebut untuk dapat mengelola data dan informasi yang dihasilkan analis kebijakan dari masing-masing unit kerja agar dapat didayagunakan secara berkelanjutan sehingga dapat menunjang pekerjaan dari analis kebijakan yakni perumusan kebijakan publik.

This final paper analyzed the factors such as job descriptions and capability specifications influence the Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform’s policy analysts’ information seeking behavior. This study aims to identify the effect of job descriptions and capability specifications on the the Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform’s policy analysts’ information-seeking behavior information. The method in this research is a survey using a questionnaire for data collection. Research data were analyzed using PLS-SEM (Partial Least Square-Structural Equation Modelling). The respondents were 118 policy analysts of first-class junior, junior, and middle levels. The results show that job descriptions positively effect the information-seeking behavior of the Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform’s policy analysts. In contrast, capability specifications have no positive effect on information-seeking behavior of the Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform’s policy analysts. Therefore, the research concludes that it is proven that policy analysts’ information-seeking behavior is strongly influenced by their job descriptions, while capability specifications do not significantly influence it. This study suggests the support of information management unit such as libraries to manage the data and information produced by policy analysts from each work unit, so that it can be utilized sustainably to support policy analysts in formulating the public policies"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Seno Yudhanto
"Meningkatnya pertumbuhan jurnal ilmiah bidang ilmu perpustakaan dan informasi tidak sebanding dengan adanya kesadaran pengelolaan data penelitian yang menyertainya, padahal data penelitian diperlukan sebagai bukti otentik keabsahan dan kualitas dari artikel yang dipublikasikan. Salah satu cara dalam menjamin ketersediaan akses terhadap data penelitian adalah melalui proses publikasi di penerbit, termasuk artikel di jurnal ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk: a) Mengidentifikasi kebijakan jurnal ilmiah bidang ilmu perpustakaan dan informasi dalam mendukung praktik pengelolaan data penelitian; b) Mengidentifikasi dan mendeskripsikan proses pengelolaan data penelitian pada jurnal ilmiah bidang ilmu perpustakaan dan informasi; c) Mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi proses tersebut; dan d) Memberikan rekomendasi pengembangan kebijakan pengelolaan data penelitian pada jurnal ilmiah bidang ilmu perpustakaan dan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penentuan informan melalui teknik purposive sampling yaitu para editor dan penulis pada jurnal ilmiah nasional bidang ilmu perpustakaan dan informasi yang terakreditasi peringkat SINTA dua. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumen yang dilakukan pada bulan Agustus 2021 – Maret 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerbit jurnal ilmiah belum sepenuhnya memfokuskan perhatiannya pada data penelitian di dalam proses penerbitannya dengan belum tercantumnya pernyataan kebijakan penyerahan data penelitian. Namun demikian penelitian ini menemukan beberapa tantangan dan pengembangan kebijakan yang dapat diadopsi oleh penerbit jurnal ilmiah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerbit jurnal ilmiah perlu untuk mempersiapkan kebijakan data yang jelas, SDM yang berkompeten, dan infrastruktur yang memadai. Penelitian ini menyarankan perlunya penelitian lanjutan mengenai kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur, dan implementasi dalam rangka penerapan kebijakan penyerahan data penelitian di penerbit jurnal ilmiah. Selain itu, agar kebijakan dipatuhi, kolaborasi pemangku kepentingan perlu dilakukan.

The increasing growth of scientific journals in the field of library and information science is not followed by awareness of the management of research data accompanying it, while research data is needed as authentic evidence of the validity and quality of published articles. One way to ensure the availability of access to research data is through the publication process at publishers, including publishing articles in scientific journals. This study aims to: a) Identify the policies of scientific journals in the field of library and information science in supporting the practice of managing research data; b) Identify and describe the process of managing research data in scientific journals in the field of library and information science; c) Identify the challenges faced in the implementation of the process; and d) Provide recommendations for the development of research data management policies in scientific journals in the field of library and information science. This research uses a qualitative approach with a case study method. Determination of informants through purposive sampling technique, namely the editors and authors of national scientific journals in the field of library and information science that are accredited SINTA 2. The data collection technique used semi-structured interviews, observations, and document studies conducted from August 2021 – March 2022. The results of the study indicate that scientific journal publishers have not fully focused their attention on research data in the publishing process, as there is no policy statement for submitting research data. However, this study found several challenges and policy developments that can be adopted by scientific journal publishers. This research concludes that scientific journal publishers need to prepare research data policies, competent human resources, and adequate infrastructure. This research suggests that further research should be conducted on the readiness of human resources, infrastructure, and implementation of the policy for submitting research data to scientific journal publishers. In addition, in order that the policy to be complied with, stakeholder collaboration needs to be carried out. "
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tri Yekti Mufidati
"Penelitian ini membahas tentang penyelenggaraan pameran arsip virtual sebagai upaya peningkatan penjangkauan kearsipan (archival outreach) di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai lembaga kearsipan yang relevan dengan fungsi ANRI dalam mengelola arsip arsip statis (arsip bernilai kesejarahan). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penyelenggaraan pameran arsip virtual oleh ANRI sebagai upaya peningkatan penjangkauan kearsipan oleh ANRI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Pengumpulan data penelitian dilakukan pada Februari 2021 sampai Mei 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan pameran arsip virtual di ANRI sebagai inovasi dalam pengelolaan arsip statis yang didukung dengan adanya kebijakan dalam pengaturan tahapan penyelenggaraan, pengelolaan sumber daya pameran, kolaborasi dan keberlanjutan pameran arsip virtual akan mendukung upaya peningkatan penjangkauan kearsipan. Penyelenggaraan pameran arsip virtual sesuai dengan visi dan misi ANRI dalam mengelola arsip statis sebagai memori kolektif dan jati diri bangsa dengan memanfaatkan platform media sosial website, instagram, youtube, twitter, dan facebook. Dengan pemanfataan media sosial dalam penyelenggaraan pameran arsip virtual oleh ANRI dapat menjangkau pengguna arsip yang lebih luas. Upaya ANRI dalam mewujudkan pameran arsip virtual yang dapat mendukung peningkatan penjangkauan kearsipan adalah adanya kebijakan dalam implementasi dan keberlanjutan pameran arsip virtual yang diselenggarakan.

This research discusses the holding of virtual archives exhibitions as an effort to increase archival outreach at the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI) as an archival institution and relevant to ANRI's function in managing archives (historical value archives). The purpose of this study is to describe the holding of a virtual archives exhibition by ANRI as an effort to increase archival outreach by ANRI. This research uses a qualitative approach with a case study method, data collection is carried out by making observations, interviews, and document analysis. Data gathering of this study was conducted from February 2021 to May 2022. The results of this study show that the holding of a virtual archive exhibition at ANRI as an innovation in archives management supported by policies in regulating the stages of organizing, managing exhibition resources, collaboration and sustainability of virtual archive exhibitions will support efforts to increase archival outreach. The virtual archives exhibition is held in accordance with ANRI's vision and mission in managing archives as a collective memory and national identity by utilizing social media platforms websites, Instagram, YouTube, Twitter, and Facebook. With the use of social media in organizing a virtual archive exhibition by ANRI, it can reach a wider range of archives users. ANRI's efforts in realizing virtual archive exhibitions that can support the improvement of archival outreach are policies in the implementation and sustainability of virtual archives exhibitions."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Faisal Huzein
"Tesis ini membahas mengenai pengaruh penerapan Google Safe Search terhadap perilaku pencarian informasi pornografi oleh pelajar SMA Negeri di Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, kuesioner disebar hingga tercapai jumlah 500 orang pelajar sebagai sampel penelitian dalam rentang waktu 22 Oktober 2019 hingga 26 November 2019. Karakteristik dasar responden adalah usia remaja yakni berusia antara 14 hingga 19 tahun dan karakteristik sebagai pengguna aktif internet, dimana pelajar menghabiskan waktu berinternet tidak kurang dari 3 jam per hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang kuat dan signifikan antara pengaruh penerapan Google Safe Search terhadap perilaku pencarian informasi pornografi oleh Pelajar SMA Negeri di Jakarta. Besarnya pengaruh Penerapan Google Safe Search terhadap perilaku pencarian informasi pornografi mencapai 59,6% dan sisanya sebesar 40,4% adalah kontribusi variabel-variabel lain. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pergeseran dari pola awal pencarian, pergeseran perilaku pencarian pelajar SMA Negeri di Jakarta ini adalah bentuk respon atas barrier yang muncul sebagai akibat penerapan intervening variabels berupa information filtering. Intervening variables muncul sebagai langkah kontrol terhadap apa yang dapat diakses, dipublikasikan, atau dilihat di internet yang diundangkan oleh regulator. Saran peneliti adalah dengan menyusun regulasi untuk meminimalisir perilaku pelajar dalam menembus celah keamanan google safe search dengan membatasi akses terhadap situs proxy server atau situs-situs lainnya yang berpotensi digunakan untuk menembus safe search dan penelitian lebih lanjut mengenai perilaku pencarian informasi dalam upaya memahami permasalahan-permasalahan yang melekat didalamnya.

This thesis discusses the effect of the application of Google Safe Search on the behavior of seeking pornographic information by high school students in Jakarta. This study uses quantitative methods with data collection techniques through questionnaires, questionnaires are distributed to reach the number of 500 students as research samples in the period from October 22, 2019 to November 26, 2019. The basic characteristics of the respondents are teenagers aged between 14 to 19 years and the characteristics as active internet users, where students spend no less than 3 hours on the internet per day. The results of this study indicate that there is a strong and significant influence between the effect of the application of Google Safe Search on the behavior of searching for pornographic information by State Senior High School students in Jakarta. The magnitude of the influence of the application of Google Safe Search on pornographic information seeking behavior reached 59.6% and the remaining 40.4% was contributed by other variables. From the research, it can be concluded that there is a shift from the initial search pattern, this shift in the search behavior of public high school students in Jakarta is a form of response to the barriers that arise as a result of the application of intervening variables in the form of information filtering. Intervening variables appear as control measures over what can be accessed, published, or viewed on the internet that are promulgated by regulators. The researcher's suggestion is to develop regulations to minimize student behavior in penetrating the Google Safe Search security gap by limiting access to proxy server sites or other sites that have the potential to be used to penetrate safe search and further research on information seeking behavior in an effort to understand the problems."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Fadly Suhendra
"Meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas buku ilmiah dalam lanskap pengetahuan digital merupakan sebuah kebutuhan dalam menghadapi tuntutan perkem­bangan teknologi informasi yang telah membuat komunitas aka­demik menjadi lebih terhubung, ide dibagikan lebih cepat, dan informasi dapat diambil lebih mudah daripada sebelum­nya. Penelitian kualitatif dengan metode studi kasus ini ber­upaya mengeksplorasi bagaimana penerbitan buku ilmiah dapat dilihat dan ditemukan oleh pengguna potensial yang mungkin memanfaatkannya. Langkah-lang­kah apa yang dilaku­kan untuk mencapai tujuan tersebut juga dianalisis, serta mengidentifikasi tantangan yang di­hadapi untuk memas­ti­kan bahwa buku-buku ilmiah terintegrasi ke dalam lans­kap pengetahuan digital. Pengam­bilan data dilakukan pada Januari-Maret 2022 dengan wawancara, kuesioner, obser­vasi, dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menun­juk­kan bahwa strategi penerbitan buku ilmiah di era digital adalah dengan mem­bangun visibilitas dan aksesibilitas ke dalam alur kerja editorial, mulai dari produksi hingga penyebarluasan buku dengan meman­faatkan secara maksimal berbagai alat dan inovasi penemuan infor­masi. Sementara itu, langkah-langkah yang perlu dilaku­kan penerbit adalah mulai mengadopsi dan menerapkan sistem pener­bitan elektronik yang mampu menam­pung dan mengelola metadata secara leng­kap serta menggunaan berbagai alat penemuan infor­masi, seperti E-ISBN, DOI, dan berbagai jejaring media sosial serta media berbagi untuk men­dukung penyebar­luasan dan penemuan buku dalam lanskap pengetahuan digital. Adapun tantangan yang di­hadapi untuk memasti­kan bahwa buku-buku ilmiah terintegrasi ke dalam lanskap pengetahuan digital adalah karena penerbit ilmiah di Indonesia masih terlalu fokus dengan penerbitan buku versi cetak dan belum memiliki sistem yang meng­arah pada pendistribusian ke dalam lanskap digital. Akhirnya, penerbit ilmiah di Indonesia perlu me­laku­kan transformasi dalam proses produksi dan penye­barluasan buku ilmiah sebagai media komunikasi ilmiah yang mendalam. Keterbatasan penelitian ini adalah pada jumlah narasumber yang digunakan. Untuk itu, diharapkan adanya pene­litian lanjutan dengan me­libatkan lebih banyak penerbit dan akademisi untuk memetakan bentuk serta peran penerbitan buku ilmiah di masa depan dan penga­ruh­nya terhadap pembaca dan kualitas publikasi nasional.

Increasing the visibility and accessibility of scholarly books in the digital knowledge landscape is a necessity in the face of the demands of information technology developments that have made the academic community more connected, ideas shared faster, and information retrieved easier than ever before. This qualitative research with the case study method seeks to explore how scholarly book publications can be seen and discovered by potential users who might take advantage of them. The steps taken to achieve these goals are also analyzed, as well as identifying the challenges faced to ensure that scholarly books are integrated into the digital knowledge landscape. Data collection was carried out in January-March 2022 with interviews, questionnaires, observations, and literature review. The results show that the strategy for publishing scholarly books in the digital era is to build visibility and accessibility into the editorial workflow, from production to book dissemination by making maximum use of various information discovery tools and innovations. The steps that need to be taken are that publishers begin to adopt and implement an electronic publishing system that is able to accommodate and manage complete metadata and use various information discovery tools, such as E-ISBN, DOI, and various social media networks and sharing media to support the dissemination and book discovery in the digital knowledge landscape. The challenge faced in ensuring that scholarly books are integrated into the digital knowledge landscape is that scientific publishers in Indonesia are still too focused on publishing printed versions of books and do not yet have a system that leads to distribution in the digital landscape. Finally, scholarly publishers in Indonesia need to make a transformation in the process of producing and disseminating scholarly books as a medium of deep scientific communication. The limitation of this research is the number of sources used. For this reason, it is hoped that further research will be carried out by involving more publishers and academics to map out the form and role of scientific book publishing in the future and its impact on readers and the quality of national publications."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Mariani
"Penelitian ini mengevaluasi ketersediaan dan pemanfaatan koleksi digital serta pengaruhnya pada kepuasan pemustaka yang menggunakan aplikasi iBerau. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini bertujuan untuk mengukur kekuatan pengaruh antara dua atau lebih variabel. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu “Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pada ketersediaan dan pemanfatan koleksi digital terhadap  kepuasan pemustaka aplikasi iBerau di Perpustakaan Umum Kabupaten Berau”. Hasil Penelitian menunjukkan  terdapat pengaruh positif dan signifikan Ketersediaan Koleksi Digital terhadap Kepuasan Pemustaka iBerau dengan nilai  koefisien regresi sebesar +0,210, hal ini menunjukkan pengaruh yang positif, artinya untuk setiap kenaikan nilai Ketersedian Koleksi digital sebesar 1 satuan, akan mengakibatkan kenaikan nilai Kepuasan Pemustaka sebesar 0,210 satuan. Juga  terdapat pengaruh positif dan signifikan Pemanfaatan Koleksi digital terhadap kepuasan pemustaka dengan  nilai koefisien regresi sebesar +0,386 menunjukkan pengaruh yang positif, artinya untuk setiap kenaikan nilai Pemanfaatan Koleksi Digital sebesar 1 satuan, akan mengakibatkan kenaikan nilai Kepuasan Pemustaka sebesar 0,386 satuan. Sedangkan pengaruh positif dan signifikan Ketersediaan Koleksi Digital dan Pemanfaatan Koleksi Digital pada aplikasi iBerau secara bersama-sama terhadap Kepuasan Pemustaka iBerau diperoleh nilai diperoleh nilai R2 = 0,805, artinya variabel Ketersediaan Koleksi Digital dan Pemanfaatan Koleksi Digital pada aplikasi iBerau memberi pengaruh terhadap Kepuasan Pemustaka iBerau sebesar 80,5%, sedangkan sisanya sebesar 19,5% dipengaruhi oleh variabel lain.

This study evaluates the availability and utilization of digital collections and their effect on user satisfaction using the iBerau application. By using a quantitative approach, this study aims to measure the strength of the influence between two or more variables. The hypothesis in this study is "There is a positive and significant influence on the availability and utilization of digital collections on user satisfaction of the iBerau application at the Berau District Public Library". The results showed that there was a positive and significant influence on the Availability of Digital Collections on iBerau User Satisfaction with a regression coefficient value of +0.210, this indicates a positive influence, meaning that for every increase in the Availability value of digital collections of 1 unit, it will result in an increase in the value of User Satisfaction of 0.210. unit. There is also a positive and significant effect of Digital Collection Utilization on user satisfaction with a regression coefficient value of +0.386 indicating a positive effect, meaning that for every 1 unit increase in Digital Collection Utilization value, it will result in an increase in User Satisfaction value of 0.386 units. While the positive and significant influence of Availability of Digital Collections and Utilization of Digital Collections on the iBerau application on the satisfaction of iBerau users, the value obtained is R2 = 0.805, meaning that the variables Availability of Digital Collections and Utilization of Digital Collections on the iBerau application have an effect on iBerau User Satisfaction by as much as 80.5%, while the remaining 19.5% is influenced by other variables."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hasibuan, Hariszar Putra
"Pemberian tunjangan kinerja sebagai efek dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi sudah diterapkan di Perpustakaan Nasional. Tetapi pada pelaksanaanya alat yang digunakan untuk menilai kinerja Pustakawan yaitu SKP tidak digunakan sebagai dasar pemberian tunjangan kinerja, dasar pemberian tunjangan kinerja yang digunakan selama ini masih berdasarkan absensi kehadiran pustakawan di Perpustakaan Nasional. Sehingga pelaksanaan sistem merit yang berdasarkan pay per performance belum dapat diaplikasikan sepenuhnya. Selain itu belum ada kajian maupun evaluasi tentang penerapan sistem pemberian tunjangan kinerja ini, dan belum ada upaya yang signifikan untuk terus menerus memperbaiki sistem yang telah ada. Selanjutnya terdapat beberapa factor yang berpengaruh terhadap penerapan sistem tunjangan kinerja di Perpustakaan Nasional adalah komitmen pimpinan, komitmen pustakawan, evaluasi kinerja dan sistem pendanaan.

The implementation of the performance pay sistem at the National Library. But in the implementation of the tool used to assess the performance of the Librarian namely SKP is not used as a basis for the provision of performance allowance, the basis for the provision of performance allowances that have been used so far is based on the absence of the presence of the librarian in the National Library. So the merit system that evaluate regarding the  performance allowance system can not applicate completely, and there has not been any significant effort to continuously improve the existing sistem. Furthermore, there are several factors  influence the implementation of the performance allowance sistem in the National Library are the leadership commitment, librarian commitment, performance evaluation and funding sistem."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2020
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mutia Rahmi
"Makalah proyek akhir ini mengkaji perilaku informasi mahasiswa Program Sarjana Sekolah Tinggi Manajemen Logistik (STIMLOG) dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selama COVID-19, mahasiswa terkendala dalam mengakses koleksi perpustakaan secara langsung. Sementara, Perpustakaan STIMLOG sebagai penyedia sarana dan prasarana informasi belum memiliki gambaran perilaku informasi mahasiswa selama PJJ sehingga upaya adaptasi dalam layanan yang diberikan kepada mahasiswa belum dilakukan secara optimal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan selama enam bulan (Oktober 2021 hingga Maret 2022).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku informasi mahasiswa STIMLOG yang menyangkut dimensi perasaan, pikiran, dan tindakan mahasiswa selama PJJ sesuai dengan Tahapan ISP Process, terdapat perbedaan hasil dilapangan yaitu pada tahapan inisiasi mahasiswa STIMLOG awalnya belum memiliki minat dalam topik yang ada sehingga merasa terpaksa untuk membuat karya tulis. Mahasiswa tetap melakukan pencarian informasi karena tuntutan deadline tugas yang diberikan. Pada tahapan koleksi informasi ditemukan mahasiswa masih melakukan tahap pencarian informasi secara bersamaan sehingga perasaan bingung dirasakan mahasiswa dari awal pencarian hingga berakhir. Pada tahapan merepresentasikan hasil, mahasiswa menyajikan hasil informasi secara subyektif tergantung dari dosen atau juri yang memberikan tugas.

This final project paper examines the information behavior of undergraduate school students Higher Logistics Management (STIMLOG) in distance learning (PJJ). During COVID-19, students are constrained in accessing library collections directly. Meanwhile, STIMLOG Library as a provider of information facilities and infrastructure has not have a description of student information behavior during PJJ so that adaptation efforts in the services provided to students have not been carried out optimally. This research is a qualitative research with case study method. Data collection was carried out during six months (October 2021 to March 2022).
The results showed that the behavior of STIMLOG student information concerning the dimensions of feelings, thoughts, and actions students during PJJ in accordance with the ISP Process Stages, there are differences in results in the field, namely at the initiation stage, STIMLOG students did not initially have interest in the existing topic so that they feel compelled to write a paper. Permanent student search for information because of the demands of the given task deadlines. In stages collection of information found students are still doing the information search stage simultaneously so that students feel confused from the beginning of the search until end. At the stage of representing the results, students present the results of information subjectively depends on the lecturer or jury who gives the assignment.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lisnada Kusumawati
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku Mahasiswa Magister Ilmu Perpustakaan UI Angkatan 2020 – 2021 sebagai Pengguna Aplikasi Google Foto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang disajikan secara deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik sampling purposif terhadap 10 Informan Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi UI Angkatan 2020 – 2021. Pemilihan informan berdasarkan kriteria pengguna Aplikasi Google Foto dengan minimal 1 tahun dan pernah mempelajari materi selama kuliah tentang “Arsip Digital”. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara daring melalui Google Meet. Hasil penelitian menunjukan bahwa 5 dari 10 informan mengandalkan penuh aplikasi Google Foto dalam melakukan preservasi File foto dan mengetahui manfaat serta kegunaan aplikasi Google dengan baik. Sisanya adalah sebagai pengguna baru yang pasif dan masih mengandalkan penyimpanan pada media lain seperti harddisk. Perilaku mahasiswa Magister Ilmu Perpustakaan UI Angkatan 2020 – 2021 sebagai pengguna Aplikasi Google Foto dalam melakukan preservasi file digital terdiri dari: 1) Identify lokasi penyimpanan foto. Hampir semua informan diketahui saat ini menyimpan koleksi foto digitalnya di cloud storage, dalam hal ini Aplikasi Google Foto, namun ada juga yang tetap menyimpannya di media fisik, seperti hard disk. 2) Decide yang berarti memilih gambar yang paling signifikan untuk dipertahankan. Hampir semua informan telah melakukan pekerjaan dengan baik dalam mengimplementasikannya pada saat ini. 3) Organize; informan melakukan ini dengan mengelompokkan foto-foto. Sebagian besar informan telah mengorganisasikan foto-fotonya ke dalam folder sesuai dengan tahun, tempat, individu, dan kegiatan yang sedang berlangsung saat diambil. Akan sulit untuk mengambil foto tersebut karena hanya sedikit dari mereka yang memberikan nama atau deskripsi untuk setiap file foto. 4) Make copies. Pada titik ini, sebagian besar informan telah menyalin gambar dan menyimpannya di berbagai perangkat online dan offline.

The purpose of this study is to discover the behavior of 2020-2021 UI Masters in Library Science students as Google Photos users. This research employs a qualitative methodology with a phenomenological approach that is presented descriptively. Purposive sampling was performed on 10 students of UI Library and Information Science Class of 2020 - 2021. The informants were chosen based on the criterion of having used the Google Photos program for at least a year and having studied material during courses on "Digital Archives." Data was gathered through online interviews conducted using Google Meet. According to the findings, 5 out of 10 informants depended significantly on the Google Photos program to save photo files and were well-versed in the benefits and uses of the Google application. The rest are inactive new users who rely on storage on other media such as hard disks. The behavior of UI Masters in Library Science students Class of 2020 - 2021 as Google Photos users in preserving digital assets, includes: 1) Identify photo storage facilities. Almost all informants save their digital photo collections in cloud storage, in this example the Google Photos program, although some are still storing them on physical media, such as hard disks and laptops. 2) Decide, which involves selecting the most important photograph to keep. Almost all of the informants have done an excellent job of implementing it. 3) Organize the photographs; informants do this by grouping them. The majority of the informants had their images categorized based on the year, location, individual, and events when they were taken. Few of them gave a name or description for each photo file. 4) Make copies. At this stage, the majority of the informants had duplicated the photographs and saved them on a variety of online and offline devices."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rizkika Herliza Amirah Amatullah
"Ascendance of a Bookworm” merupakan serial animasi Jepang yang diadaptasi dari seri novel ringan berjudul sama karya Miya Kazuki sebagai penulis dan Yuu Shiina sebagai ilustrator yang diterbitkan tahun 2015. Penelitian ini membahas gambaran pustakawan dalam membagikan pengetahuan klasifikasi di dunia lain yang ditampilkan dalam “Ascendance of a Bookworm”. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi representasi pustakawan dalam membagikan pengetahuan klasifikasi dari kehidupan sebelumnya untuk diterapkan dalam mengelola perpustakaan gereja di dunia lain. Pertanyaan penelitian ini adalah “Bagaimana penggambaran peran utama pada serial animasi “Ascendance of a Bookworm” sebagai pustakawan dalam membagikan pengetahuan klasifikasi di dunia lain?”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika triadik yang dicetuskan oleh Charles Sanders Peirce. “Ascendance of a Bookworm” terdiri dari dua musim dengan total 26 episode dan penelitian ini mengkaji episode 9 pada musim kedua sebagai unit analisis. Hasil yang ditemukan menunjukkan tanda-tanda Myne digambarkan sebagai pustakawan yang patut ditiru karena membagikan pengetahuan klasifikasinya. Tanda tersebut dipaparkan melalui adegan keempat, ketujuh, dan kesembilan yang dianalisis menggunakan semiotika triadik Peirce. Berbagi pengetahuan oleh pustakawan yang dilakukan Myne ini pun merupakan proses internalisasi kepada penonton dan sosialisasi kepada karakter-karakter lain untuk memberikan pengetahuan.

“Ascendance of a Bookworm” is a Japanese animated series adapted from a novel series of the same title written by Miya Kazuki and illustrated by Yuu Shiina, published in 2015. This study discusses the description of the literature in sharing classification knowledge in other worlds that is displayed in the animation. This study aims to identify the representation of librarians in sharing knowledge from their previous lives to be applied in managing church libraries in other worlds. The research question is “How is the main role depicted in the animated series ‘Ascendance of a Bookworm’ as a librarian in sharing classification knowledge in other worlds?”. This study uses the triadic semiotics approach that was coined by Charles Sanders Peirce. The animation consists of two seasons with a total of 26 episodes and this study examines episode 9 of the second season as the unit of analysis. Results showing Myne's signs are described as an exemplary librarian for sharing his classification knowledge. The sign is presented through the fourth, seventh, and ninth scenes which are analyzed using Peirce's triadic semiotics. Sharing knowledge by librarians that shown by Myne is a process of internalization with the audience and socialization with other characters."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7   >>