Artikel Jurnal :: Kembali

Artikel Jurnal :: Kembali

Judul Pola Komunikasi dalam cybercrime (kasus love scams)
Nomor Panggil 384 JPPKI 6:2 (2015)
Pengarang
Subjek
Penerbitan Kementerian Komunikasi dan Informasi Ri, 2015
Kata Kunci cybercrime · kejahatan dunia intenet · perkembangan teknologi · informasi dan komunikasi · lovescams case · communication patters · scammers ·
 Info Lainnya
ISSN02870132
Deskripsi Fisiknone
Catatan Umumnone
Volume6 (2) November 2015. Hal. : 29-40
Akses Elektronik none
Institusi Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 4 R. Koleksi Jurnal
  • Ketersediaan
  • File Digital: 0
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
384 JPPKI 6:2 (2015) TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20443925
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memunculkan fenomena baru yang dikenal dengan cybercrime. berdasarkan laporan dari state of the internet 2013 menyimpulkan bahwa indonesia memiliki banyak catatan kasus kejahatan dunia intenet terbesar dan masuk peringkat kedua untuk kasus kejahatan cybercrime. salah satu kasus cybercrime yang banyak dialami perempuan indonesia adalah love scams(penipuan hubungan cinta melalui internet). pola komunikasi yang dilancarkan pelaku cybercrime (scammers) yang baru dikenal korban justru lebih dipercaya, dibanding komunikasi langsung dari orang yang telah dikenal dekat. tujuan penlitian ini untuk mendeskripsikan pola komunikasi dalam kasus cybercrime. metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi kualitatif dengan menggunakan computer mediated communication (cmc) models yang terdiri dari impersonal, interpersonal dan hyperpersonal. penelitian ini menyimpulkan ketiga pola ini terbangun dalam kasus love scam. faktor sumber pesan (scammers) memiliki kontrol yang besar terhadap dirinya sendiri dan berada dalam pengaturan komunikasi dengan korban-korbannya yang sama sekali tidak tahu siapa sebenarnya mereka. karena itu scammers umumnya mencoba menyampaikan unsur-unsur diri yang terbaik, termasuk kepribadian, prestai, dab bahkan penampilan (foto) melalui saluran komunikasi internet. penerima pesan (korban) yang sedang kesepian dan mencari cinta dan tanpa pikir panjang melakukan umpan balik. komunikasi secara intens pun terjalin sehingga korban terjerumus dan masuk perangkap penipuan dan kehilangan uang hingga ratusan juta rupiah
004
020
02202870132
040LibUI engind rda
041eng;ind
049[]
053[]
082
090384 JPPKI 6:2 (2015)
100Christiany Juditha, author
110
111
240
245|a Pola Komunikasi dalam cybercrime (kasus love scams) |c
246Communication Patterns In Cyber crime (Lovescams Case)
250
260
260|a |b Kementerian Komunikasi dan Informasi Ri |c 2015
270
300
310empat kali setahun
321
336journal (rdacontent)
337unmediated (rdamedia)
338volume (rdacerrier)
340
362
490
502
504
515
520Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memunculkan fenomena baru yang dikenal dengan cybercrime. berdasarkan laporan dari state of the internet 2013 menyimpulkan bahwa indonesia memiliki banyak catatan kasus kejahatan dunia intenet terbesar dan masuk peringkat kedua untuk kasus kejahatan cybercrime. salah satu kasus cybercrime yang banyak dialami perempuan indonesia adalah love scams(penipuan hubungan cinta melalui internet). pola komunikasi yang dilancarkan pelaku cybercrime (scammers) yang baru dikenal korban justru lebih dipercaya, dibanding komunikasi langsung dari orang yang telah dikenal dekat. tujuan penlitian ini untuk mendeskripsikan pola komunikasi dalam kasus cybercrime. metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi kualitatif dengan menggunakan computer mediated communication (cmc) models yang terdiri dari impersonal, interpersonal dan hyperpersonal. penelitian ini menyimpulkan ketiga pola ini terbangun dalam kasus love scam. faktor sumber pesan (scammers) memiliki kontrol yang besar terhadap dirinya sendiri dan berada dalam pengaturan komunikasi dengan korban-korbannya yang sama sekali tidak tahu siapa sebenarnya mereka. karena itu scammers umumnya mencoba menyampaikan unsur-unsur diri yang terbaik, termasuk kepribadian, prestai, dab bahkan penampilan (foto) melalui saluran komunikasi internet. penerima pesan (korban) yang sedang kesepian dan mencari cinta dan tanpa pikir panjang melakukan umpan balik. komunikasi secara intens pun terjalin sehingga korban terjerumus dan masuk perangkap penipuan dan kehilangan uang hingga ratusan juta rupiah
533
534
536
546
590
650Cyber crime ; Computer crimes ; Communication and Technology information
653cybercrime; kejahatan dunia intenet; perkembangan teknologi; informasi dan komunikasi; lovescams case; communication patters; scammers
700
710
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 4 R. Koleksi Jurnal
856
866
900
902
903